Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berliana Anisya Rahma, Fotografer di Balik Foto Resmi Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Sempat Kaget dan Tidak Percaya Menjelang Hari H Pemotretan

Sugiati. • Jumat, 28 Februari 2025 | 15:30 WIB

Photo
Photo

RADARTUBAN - Menjelang H-1 pelantikan kepala daerah serentak hasil Pilkada 2024 pada 20 Februari lalu, Pemkab Tuban merilis foto Bupati Aditya Halindra Faridzky dan Wakil Bupati Joko Sarwono menggunakan pakaian dinas upacara (PDU).

Foto itulah yang kemudian di-unduh oleh masyarakat Tuban sebagai foto resmi Bupati dan Wakil Bupati Tuban periode 2025-2030. Adalah Berliana Anisya Rahma, fotografer di balik tersebut.

Baca Juga: Profil Mas Lindra, Bupati Tuban yang Kembali Terpilih Periode Kedua: Pernah Digosipkan Dekat dengan Artis Terkenal

Serupa hujan di tengah mu­sim kemarau. Perempuan yang karib disapa Icha itu tidak pernah me­nyangka di­percaya me­lakukan pemo­tretan resmi ter­hadap orang nomor satu dan dua di Ka­bupaten Tuban.

Meski cukup sering memotret ke­giatan Bupati Aditya Halindra Fa­ridzky selama periode per­tama men­jabat. Namun, me­­la­kukan pe­motretan se­cara resmi tidak pernah dibayangkan olehnya. Bah­kan, terlintas pun tidak.

Maklum, dari sekian ba­nyak foto­grafer profesional di Ka­bupaten Tuban, atau bahkan dari luar kota yang bisa di­da­tangkan, dirinya ter­golong baru menekuni fo­tografi. Sehingga, belum cukup per­caya diri untuk melakukan pemotretan resmi.

Lain dipikirkan Icha, lain pula di­pikirkan bupati. Mas Lindra—sapaan akrab bu­pati, se­perti paham betul ke­­mam­puan Icha dalam hal fotografi, sehingga me­minta Dinas Komunikasi, In­formatika, Statistik dan Per­sandian (Diskominfo-SP) Tuban untuk meng­hubungi yang bersang­kutan.

‘’Saat dihubu­ngi itu, saya benar-benar kaget dan tidak menyangka,’’ ujar­nya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dan masih saking tidak percayanya dengan kesempatan yang diberikan tersebut, menjelang hari H pemotretan, Icha sempat kembali memastikan permintaan itu kepada yang bersangkutan.

‘’Antara yakin dan tidak. Tapi juga tidak mungkin beliau bohong, tapi menjelang hari H saya tepat tanya, ‘besok benar jadi (pemotretan, Red) ya Pak?’,’’ katanya menceritakan rasa kagetnya tersebut.

Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang tidak datang untuk kedua kali tersebut, cewek lulusan Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta itu menyiapkan segala sesuatunya dengan sangat matang, teliti, dan hati-hati betul.

Mulai dari mencari referensi, memastikan alat-alat berfungsi dengan baik, dan tentunya persiapan mental.

‘’Karena saya akan memotret orang nomor satu dan dua di daerah ini, jadi saya benar-benar pastikan segala sesuatunya, agar tidak ada kendala pada saat hari H,” katanya.

Benar saja, saat hari H pemotretan, sesi menegangkan itu terjadi. Berada dalam sebuah ruang studio, dia mengaku menjadi satu-satunya perempuan yang berhadapan langsung dengan pemimpin daerah Kabupaten Tuban tersebut.

‘’Deg-degan banget, karena di sekeliling saya itu protokol dan banyak pejabat pemerintahan, laki-laki semua,” katanya.

Peran Icha tidak hanya sekadar memotret, tapi juga mengatur gaya bupati dan wakil bupati. Mulai dari cara senyumnya, hingga bahasa tubuh saat sesi pemotretan.

‘’Sementara untuk kostum dan pemasangan atributnya, saya dibantu oleh pejabat pemerintah yang saat itu juga berada di lokasi,” ujarnya.

Alhasil, saat sesi pemotretan itu selesai, dia merasa senang dan bahagia, lantaran hasil akhirnya sesuai dengan yang diharapkan oleh berbagai pihak.

‘’Karena saya yang memotret, saya juga yang mengedit, jadi tidak menyangka hasilnya bisa diterima dan dinikmati banyak orang,” katanya.

Foto resmi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Wakil Bupati Joko Sarwono itulah yang kemudian dipasang di setiap kantor-kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan di Kabupaten Tuban seusai pelantikan.

Lebih lanjut, anak bungsu dari dua bersaudara itu mengatakan, hingga di titik ini, prosesnya tidak luput dari dukungan kedua orang tuanya.

Menurutnya, yang paling ditekankan oleh orang tuanya adalah terus berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah, dan yang paling utama, jangan pernah mengecewakan orang lain. ‘’Selamanya, dukungan keluarga dan orang tua amatlah besar dan berarti,” ujarnya.

Dari pengalamannya dipercaya untuk melakukan pemotretan resmi oleh bupati dan wakil bupati, Icha menegaskan bahwa terpenting dalam menjalani hidup ini adalah memiliki karakter.

Baginya, karakter adalah personal branding meyakinkan seseorang. Baik karakter diri maupun karya yang dihasilkan. ‘’Karena dari situ kita bisa dikenal, dan orang tahu karya kita,’’ tandasnya. (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #deg-degan #bupati #Kaget #joko sarwono #Aditya Halindra Faridzky #fotografer #wakil bupati #Foto resmi