RADARTUBAN – Tujuh desa di Kecamatan Merakurak resmi menggelar seleksi perangkat desa (perades) mandiri. Kini, seleksi calon “pejabat teras” di tingkat desa itu memasuki tahap pendaftaran.
Tujuh desa yang menggelar perades serentak tingkat kecamatan itu, yakni Desa Mandirejo, Sugihan, Tlogowaru, Bogorejo, Tegalrejo, Sumberejo, dan Tuwiri Wetan. Tim penyusun soal bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kepala Desa Mandirejo, Supriyono mengatakan, pendaftaran seleksi perades sudah dibuka sejak 24 Februari lalu. Formasinya, calon kepala seksi pemerintahan.
‘’Dari satu lowongan ini sudah ada sepuluh pendaftar,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Supriyono memprediksi, jumlah peserta masih akan terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran 7 Maret nanti.
‘’Masih ada waktu hingga besok (hari ini), kemungkinan pesertanya masih akan terus bertambah,’’ ujarnya.
Selanjutnya, tahap berikutnya adalah verifikasi berkas dan tes tulis.
Rencananya, terang Supriyono, tes tulis menggunakan computer assisted test (CAT) dan berlangsung di Unair.
‘’Jadi, tes tulisnya tidak di Tuban, melainkan langsung di Unair,’’ katanya.
Nantinya, terang dia, tes tulis ini akan diikuti serentak dari tujuh desa se-Kecamatan Merakurak.
Terpisah, Camat Merakurak M. Mustakim mengatakan, seleksi perades serentak se-Kecamatan Merakurak ini berdasar kesepakatan bersama dari tujuh desa yang melaksanakan seleksi perades.
Termasuk dipilihnya Unair sebagai tim pembuat soal.
‘’Untuk berapa jumlah pastinya peserta yang sudah mendaftar, kami belum menerima datanya,’’ terang dia.
Lebih lanjut, Mustakim menyampaikan, sebelum memasuki tahap tes tulis, semua tahapan menjadi kewenangan pemerintah desa setempat.
Termasuk syarat dan ketentuan lainnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama