RADARTUBAN –Peserta calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jalur profesi pendidikan guru (PPG) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) masih belum menyerah dalam memperjuangkan nasibnya.
Kendati Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sudah memastikan tidak akan merevisi hasil seleksi administrasi, mereka tetap berencana menggelar audiensi dengan bupati dan DPRD.
‘’Besok (Hari ini, Red) kami akan mengirimkan surat kepada bupati dan DPRD Tuban,’’ ujar Latif, salah satu perwakilan calon PPP jalur PPG yang namanya dinyatakan TMS lantaran tidak melampirkan sertifikat pendidik, kemarin (13/3).
Disampaikan dia, dalam surat yang disampaikan kepada pucuk pimpinan di eksekutif dan legislatif tersebut, dirinya bersama kawan seperjuangan yang lain berharap kembali memenuhi syarat dan bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya
. ‘’Kami tetap berpedoman bahwa BKPSDM seharusnya menjadikan surat edaran Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Pendidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 0273/B1/GT.02.00/2025 perihal Seleksi Administrasi Pada Seleksi Guru ASN PPPK JF Guru Periode II 2024 sebagai acuan,’’ ujarnya dan berharap rencana audiensi dengan bupati dan DPRD itu bisa diterima.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 95 pelamar PPPK 2024 kategori PPG dinyatakan TMS administrasi lantaran sertifikat pendidiknya belum keluar.
Dari sebelumnya ada keringan diperbolehkan tanpa melampirkan sertifikat, namun tetiba dalam pengumuman hasil seleksi administrasi dinyatakan TMS oleh BKPSDM Tuban. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama