RADARTUBAN - Love language tidak sekadar tren di media sosial, bahasa cinta ini dinilai sebagai simbol untuk mengekspresikan dan mewujudkan perasaan cinta pada pasangan.
Sebenarnya, beragam jenis bahasa cinta ini sudah sering diwujudkan oleh pasangan setiap hari. Namun kini bahasa cinta itu diklasifikasikan berdasarkan jenis tindakannya.
Dalam jurnal yang ditulis oleh Azzahra, dkk (2024) berjudul Analisis Love Language yang Digunakan Generasi Z dalam Membangun Hubungan Personal menyebut, dengan adanya love language ini seseorang dapat meningkatkan rasa cinta dan juga kualitas hubungan.
Masih dalam jurnal yang sama, ternyata love language ini tak hanya berlaku untuk pasangan romantis saja.Melainkan juga dapat diberlakukan untuk anggota keluarga dan juga teman terdekat.
Adanya love language dapat meminimalisir kesalahpahaman dalam hubungan. Seseorang juga akan merasa lebih dicintai, komunikasi dan juga hubungan personal akan terjaga, menciptakan interaksi yang hangat, dan juga sebagai bukti luapan perasaan.
Bahasa cinta ini pertama kali dipopulerkan oleh Gary Chapman dalam bukunya yang berjudul Five Love Language.
Dia mengenalkan lima konsep komunikasi dalam berbagai hubungan, seperti keluarga, pertemanan, dan hubungan romantis.
Hal tersebut dilatarbelakangi oleh lima hal yang bisa membuat seseorang merasa dicintai saat berada dalam sebuah hubungan.
Bahasa cinta yang diperkenalkan oleh Chapman adalah words of affirmation, quality time, act of service, physical touch, dan receiving gifts (penjelasan padagrafis). Masing-masing bahasa cinta tersebut akan memberikan perlakuan yang berbeda pula. (saf/yud)
Beragam Love Language
- Words of affirmation
Bahasa cinta ini dilakukan dengan memberikan berbagai kata-kata manis, dukungan, pujian, dan juga kata-kata positif yang penuh dengan kasih sayang pada orang-orang yang dicintai seperti pasangan, teman, maupun keluarga.
- Contoh: Sering melontarkan kalimat "aku bangga sama kamu", "kamu luar biasa hari ini", atau "aku sayang kamu".
- Quality time
Merupakan bahasa cinta yang diungkapkan dengan cara berbagi waktu diantara kesibukan untuk memberikan sedikit waktu untuk bersama dengan pasangan. Seperti menyempatkan satu hari saat akhir pekan untuk berjalan-jalan bersama, atau menyempatkan waktu disela-sela rutinitas kantor untuk makan siang bersama dengan pasangan.
- Contoh: Jalan bareng, ngobrol mendalam, atau sekadar duduk bersama tanpa gadget.
- Act of service
Bahasa cinta ini dilakukan dengan cara memberikan bantuan untuk seseorang yang dicintai, sehingga pasangan akan merasa diperhatikan dengan berbagai bantuan yang diberikan.
- Contoh: Membantu mengerjakan tugas rumah, membuatkan kopi, atau mengantar ke tempat kerja.
- Physical touch
Physical touch atau sentuhan fisik merupakan bahasa cinta yang dilakukan dengan cara memberikan sentuhan fisik seperti merangkul dan memeluk untuk memberikan perasaan aman dan nyaman pada pasangan.
- Contoh: Pelukan, pegangan tangan, ciuman, atau sekadar duduk berdekatan.
- Receiving gifts
Pasangan atau seseorang akan memberikan hadiah pada orang yang dicintainya. Hadiah tak harus berupa uang atau barang mewah dengan harga fantastis, melainkan juga bisa berupa hadiah yang menunjukkan effort seseorang untuk pasangannya, seperti halnya memberikan scrapbook atau album berisi foto-foto kenangan untuk pasangan atau seseorang yang disayangi.
- Contoh: Membawakan oleh-oleh kecil, bunga, atau barang yang diidam-idamkan.
Dampak love language:
- Memberikan rasa percaya yang mendalam pada pasangan
- Memberikan rasa selalu ditemani sehingga tidak feeling lonely
- Sebagai bukti saling menyayangi dan menyemangati
- Menjadi support system satu sama lain
- Memperdalam kasih sayang
Editor : Yudha Satria Aditama