Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nessa, Runner Up Tahfidzul Quran Radar Bojonegoro Sang Ibu Alumni Ponpes Langitan Jadi Tempat “Les Privat”

Yudha Satria Aditama • Jumat, 21 Maret 2025 | 14:45 WIB

Kepala UPT SDN Sokosari 1, Kecamatan Soko bersama runner up Ramadan Fest 2025 Nessa Al Ayya Gavaputry.
Kepala UPT SDN Sokosari 1, Kecamatan Soko bersama runner up Ramadan Fest 2025 Nessa Al Ayya Gavaputry.

RADARTUBAN - Ramadan Fest 2025 baru selesai digelar Rabu (19/3). Grandfinal yang digelar di Pendopo Malowopati Bojonegoro itu melahirkan sejumlah jawara baru. Salah satunya Nessa Al Ayya Gavaputry Sugiharto, 10, siswi SDN Sokosari 1, Kecamatan Soko yang meraih runner up kategori A.

Ibu adalah guru terbaik per­tama bagi sang anak. Ung­kapan itu benar-benar dira­sakan siswi yang akrab disapa Nessa ini.

Baca Juga: Memperingati Nuzulul Quran, Ribuan Pegawai Kemenag Tuban Khatamkan Alquran 4.044 Kali

Sejak balita, pelajar yang tinggal di Desa Pram­bontergayang, Soko ini ba­nyak belajar tentang ilmu agama dari Mahezty Kusniyati, yang tak lain adalah sang ibu.

‘’Banyak belajar dari ibu, ditambah dukungan dari se­­kolah yang menggelar eks­trakurikuler Madin (ma­dra­sah diniyah),’’ ungkap Nessa.

Nia, panggilan akrab sang ibu merupakan alumnus Pondok Pesantren Langitan. Bekal pengalamannya selama mondok itu yang ditularkan kepada si bungsu dari dua bersaudara.

Menurut Nessa, sang ibu selalu menjadi mo­tivator setiap akan berkom­petisi. Tak kalah penting adalah selalu menikmati se­tiap proses. ‘’Sehari belajar untuk kompetisi hanya setengah jam, habis salat Magrib,’’ ungkap dia.

Nesaa mengungkapkan tidak pernah belajar lama untuk suatu kompetisi ka­rena menghindari rasa bosan. Menurut dia, belajar setengah jam setiap harinya sudah cukup untuk mengua­sai materi.

Asalkan, dila­kukan to­talitas dan penuh semangat. Sebab, Nessa harus tetap me­nyisihkan waktu untuk belajar kebu­tuhan akademisnya. ‘’Setiap usaha keras tidak akan meng­­khianati hasil,’’ jelas dia.

Ramadan Fest 2025 diikuti 78 peserta dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Kom­­petisi tahfidzul Quran yang digelar Jawa Pos Radar Bojo­negoro tersebut bukan prestasi pertama yang diraih Nessa.

Sebelumnya, sudah 24 piala yang tersimpan rapi di lemari rumahnya. Mayo­ritas piala dan medali dida­patkan dari lomba tanfidz atau kompetisi keagamaan serupa. Sebagian kecil lain­nya kompetisi pidato atau yang membutuhkan kemam­puan public speaking.

Kepala UPT SDN Sokosari 1 Soko, Endang Saptarina mengungkapkan bahwa pen­capaian Nessa merupa­kan bukti nyata dari program pem­binaan menyeluruh yang diterapkan sekolah.

Siswa tidak hanya didukung kegia­tan pembelajaran aka­demis saja, melainkan juga kegiatan belajar tambahan melalui ekstrakurikuler.

‘’Kami tidak ingin ada siswa yang merasa tertinggal. Semua anak mendapatkan pembinaan sesuai minat, bakat, dan kom­petensinya masing-masing. Hasilnya mulai terlihat dari prestasi yang terus konsisten diraih anak-anak kami,” ujarnya.

Melihat ke belakang, ca­tatan prestasi UPT SDN So­kosari 1 memang cukup impresif. Pada tahun 2023, sekolah ini berhasil menjadi Juara I Lomba Sekolah Pe­ngembang Pendidikan Aga­ma Islam ting­kat Kabupaten Tuban. Di tahun yang sama, siswa bernama M. Nauval Akbar Rosyada menjadi juara I Fes­tival Literasi, Dinas Pendidikan Tuban.

Tidak berhenti di situ, tahun berikutnya pada 2024 menjadi momen gemilang lainnya. Nauval juga sukses meraih Juara III Festival Literasi Numerasi, event yang dise­leng­garakan Jawa Pos Radar Tuban bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Tuban.

Prestasi lain, menyabet Juara II Lomba Siswa Prestasi ting­kat Kabupaten Tuban dan Juara II Kejurprov Pa­nahan Provinsi Jawa Timur di Kediri.

Dengan sederet prestasi tersebut, UPT SDN Sokosari 1 semakin mantap menegaskan jati dirinya sebagai sekolah yang memberikan ruang berkembang bagi semua siswanya.

‘’Kami ingin semua anak merasa menjadi bagian dari sekolah juara. Ini bukan hanya tentang menang lomba, tapi juga tentang tumbuh bersama dalam suasana yang membangun dan men­didik,” tegas Endang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#siswi #les privat #runner up #sd #Soko #Radar Bojonegoro #Langitan #mondok #grandfinal #guru #ibu #lomba