Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Akibat Tekanan Ekonomi, Jumlah Kunjungan Wisata di Tuban Jadi Atensi Disbudporapar

Sugiati. • Sabtu, 29 Maret 2025 | 00:05 WIB
Jumlah kunjungan wisata di Tuban merosot
Jumlah kunjungan wisata di Tuban merosot

RADARTUBAN – Tekanan ekonomi 2025 yang semakin kompleks turut menjadi atensi Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban.

Salah satu yang dikhawatirkan adalah merosotnya jumlah kunjungan wisata.

Kepala Disbudporapar Tuban Mohammad Emawan Putra mengatakan, momen libur Lebaran identik dengan pulang kampung dan menikmati wisata lokal.

Namun, seiring kondisi ekonomi yang tidak stabil, masyarakat berpotensi menahan diri untuk berwisata.

"(Di tengah ketidakpastian ekonomi, Red) daya beli masyarakat terhadap wisata menjadi perhatian kami,’’ kata Emawan kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski demikian, terang Emawan, Disbudporapar akan tetap berusaha menciptakan daya tarik kunjungan wisata lokal.

Khususnya, tempat-tempat wisata yang dikelola pemerintah daerah, seperti Pantai Boom, Pemandian Bektiharjo, dan Gua Akbar.

Di antara inovasi yang disiapkan, yakni menggelar pertunjukan seni budaya, wisata kuliner makanan khas Tuban, dan tampilan-tampilan lain untuk menarik minat wisatawan.

"Rencananya, upaya untuk menarik minat wisatawan itu akan kami adakan selama tiga hari, dan dimulai saat Lebaran hari ke tiga, khususnya di Pantai Boom dan Pemandian Bektiharjo,’’ ujarnya.

Kendati cukup berat bisa melampaui jumlah kunjungan wisata di tahun-tahun sebelumnya.

Namun, dengan upaya inovasi yang dilakukan, disbudporapar berharap jumlah kunjungan wisata tetap optimal. Termasuk tempat-tempat wisata yang dikelola oleh pihak swasta.

"Semoga libur Lebaran nanti tetap menjadi momentum menggerakkan perekonomian lokal,’’ harapannya.

Selain menggelar pertunjukan, tidak kalah penting adalah memastikan keamanan bagi pengunjung.

Terlebih, cuaca ekstrem diprediksi masih berlanjut hingga libur Lebaran nanti.

"Selain dari segi keamanan destinasi, yang juga patut diperhatikan adalah keamanan lingkungan,” terang pejabat lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur itu.

Karena itu, lanjut Emawan, penting menjalin sinergi dengan semua stekholder, termasuk masyarakat sekitar.

"Warga lokal harus menjadi tuan rumah yang baik, sehingga wisatawan punya kesan baik terhadap wisata yang dikunjungi dan ingin kembali lagi nantinya,’’ tandasnya. (gik/tok)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #kunjungan wisata #tekanan ekonomi #Disbudporapar