Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Habis Diskon 50 Persen Listrik, Terbitlah Lonjakan Tagihan, Warga Tuban Banyak Mengeluh

Sugiati. • Kamis, 10 April 2025 | 23:04 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Setelah mendapat diskon sebanyak 50 persen selama Januari-Februari, kini pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali dibuat menjerit oleh pemerintah.

Pasalnya, tarif listrik mengalami lonjakan signifikan. Jauh di atas tarif normal sebelum diskon.

‘’Sebelum ada diskon biasanya Rp 200-an ribu per bulan. Setelah ada diskon 50 persen turun menjadi Rp 105.000, tapi sekarang naik menjadi Rp 246.000. Kalau seperti ini, namanya bukan kembali normal, tapi harga baru setelah diskon,’’ ujar Khotim, warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko.

Logikanya, terang Khotim, jika tarif kembali normal setelah diskon 50 persen, mestinya tidak naik dari tarif sebelumnya.

‘’Yang namanya kembali normal, ya harusnya sama dengan tarif sebelumnya, kurang lebih Rp 200 ribu atau lebih sedikit, tapi ini malah naik 25 persen,’’ ungkap ibu satu anak itu. 

Keluhan yang sama juga diungkapkan Mufi Idatin Za’idah.

Dia mengungkapkan, sebelum ada diskon 50 persen, biasanya hanya membayar Rp 40ribu - 45 ribu per bulan. Lalu, setelah ada diskon turun menjadi Rp 20ribuan.

‘’Tapi sekarang naik menjadi Rp 55 ribu. Jadi ada kenaikan antara Rp 10-15 ribu dari tarif normal biasanya,’’ ujar warga asal Kecamatan Kerek itu.

Atas kenaikan dari tarif normal tersebut, sebagian warga menilai, diskon 50 persen yang diberikan pemerintah selama Januari-Februari seakan menjadi umpan tarik untuk menaikan tarif listrik.

‘’Jika memang benar ada kenaikan dari tarif normal sebelum ada diskon, maka ini sama halnya memberikan umpan diskon, setelah itu diam-diam dinaikkan. Lagi-lagi, pemerintah selalu punya cara,’’ kata Wawan, warga lain yang juga merasakan kenaikan tarif listrik dari tarif normal sebelum ada diskon.

Terpisah, Manajer Unit Pelayanan Pelanggan (UPL) PLN Tuban Baskoro Ocky Widakdo menegaskan tidak ada kenaikan tarif listri.

‘’Bukan naik, tapi saat ini tarif listrik sudah kembali normal, tidak ada diskon 50 persen lagi,’’ katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, kalaupun ada kenaikan tarif dari tarif normal sebelumnya, itu ditengarai karena ada pemakain listrik yang berlebih.

‘’Jadi, meningkatnya tarif pembayaran itu pastinya sesuai seberapa sering listrik digunakan oleh pelanggan. Sekali lagi, bukan perubahan tarif tapi kembali normal,’’ tandasnya. (gik/tok)

 

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#tagihan #Tuban #diskon 50 persen #Tarif Normal #listik #PLN