RADARTUBAN - Menjadi pasukan pengibar bendera (paskibra) tidak hanya dituntut bisa baris berbaris.
Lebih dari itu, seorang paskibra harus memiliki sifat disiplin dan tanggung jawab.
Itu pula yang dirasakan Dela Nur Syah selama menjadi paskibra.
‘’Untuk menghasilkan baris berbaris yang rapi, seorang paskibra harus memiliki sifat disiplin. Dan itu harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,’’ ujar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban itu.
Dela—sapaan akrabnya—mulai menjadi paskibra sejak masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu, dirinya merasakan betul menfaat mengikuti paskibra.
Sebab, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang ditanamkan oleh pelatihnya membawa dampak positif dalam kesehariannya.
‘’Semenjak ikut menjadi paskibra, saya merasa harus disiplin dan bertanggung jawab,’’ cewek yang bertugas sebagai pembawa baki itu.
Selain memberikan dampak positif dalam hidupnya, Dela juga berhasil meraih juara potensial pada lomba festival paskibra tingkat provinsi.
Berbekal pelajaran yang sudah dia dapat ketika menekuni dunia paskibraka, Dela yang memiliki hobi berhubungan dengan latihan fisik tersebut bercita-cita menjadi polisi wanita (polwan).
‘’Tetapi fisik saja tidak cukup. Saya mesti terus berlatih dan berusaha lebih keras lagi,’’ tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama