Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tiga Bulan Terdeteksi 254 Pasien Demam Berdarah di Tuban, Tiga Diantaranya Meninggal Dunia

Shafa Dina Hayuning Mentari • Jumat, 25 April 2025 | 23:40 WIB
Kondisi pasien demam berdarah di Tuban yang semakin mengkhawatirkan.
Kondisi pasien demam berdarah di Tuban yang semakin mengkhawatirkan.

RADARTUBAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tuban semakin memprihatinkan.

Hingga akhir triwulan pertama 2025 lalu, totalnya mencapai 254 kasus.

Dari angka itu, tiga pasien meninggal dunia.

‘’Dua pasien berusia delapan tahun dan satu pasien baru berusia empat bulan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Esti Surahmi.

Esti menjabarkan, dari total 254 kasus selama Januari-Maret tersebut, sebanyak 111 kasus di bulan Januari, kemudian 67 kasus pada Februari, dan 76 kasus di Maret.

Dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban, Kecamatan Merakurak menempati peringkat pertama dengan total 37 kasus, kemudian disusul Semanding 28 kasus, dan Jenu 27 kasus.

‘’Sedangkan tiga kasus kematian tercatat dari Kecamatan Palang, Merakurak, dan Tuban,’’ katanya.

Pejabat berlatar belakang apoteker itu menjelaskan, tren kenaikan kasus DBD di triwulan pertama ini disebabkan karena faktor cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang cukup tinggi.

Sebab, nyamuk pembawa virus dengue ini cenderung meletakkan telur-telurnya di genangan air yang banyak ditemukan saat musim penghujan.

Diakui Esti, dalam beberapa bulan terakhir ini instansinya mendapat banyak permintaan dari setiap kecamatan untuk melakukan fogging.

‘’Dari 20 kecamatan, hanya Kecamatan Tuban yang tidak menginginkan fogging,’’ katanya.

Menurutnya, masyarakat di wilayah perkotaan lebih memilih mencegah DBD dengan PSN 3M Plus.

Yakni pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang bekas tidak terpakai yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

‘’Mungkin karena mereka (orang perkotaan, Red) sudah tau jika fogging tidak memberantas jentik-jentik nyamuk,’’ tuturnya. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #pasien #meninggal dunia #Merakurak #Semanding #Demam Berdarah