RADARTUBAN – Pembantukan Koperasi Merah Putih di Tuban menjadi atensi anggota DPRD Tuban.
Pasalnya, program yang dicanangkan Presiden Prabowo ini dikhawatirkan berbenturan dengan badan usaha milik desa (BUMDes) yang sudah ada lebih dulu.
‘’Koperasi Merah Putih ini merupakan program baik dari pemerintah pusat. Masyarakat juga banyak yang mengapresiasi. Tetapi, program yang baik harus jalankan dengan pertimbangan dan eksekusi yang baik pula,’’ tegas Ketua Komisi III DPRD Tuban Tulus Setyo Utomo.
Disampaikan Tulus, keberadaan Koperasi Merah Putih jangan sampai mengganggu eksistensi BUMDes.
‘’Bisa bersinergi dengan BUMDes, tapi mengambil ceruk bisnis BUMDes,’ katanya.
Selama ini, terang Tulus, ceruk bisni BUMDes sudah jelas dan berjalan dengan baik.
Karena itu, jangan sampai ada persaingan antara Koperasi Merah Putih dengan BUMDes di masing-masing desa.
‘’Penting untuk kami ingatkan, jangan sampai terjadi persaingan terkait bisnis,’’ ujarnya.
Untuk itu, tegas Tulus, pemkab harus mengawal program Koperasi Merah Putih ini dengan serius.
Calon pengurus Koperasi Merah Putih dari masing-masing desa harus diberikan pembekalan yang matang.
Tujuannya, agar tidak terjadi tumpang tindih program antara BUMDes dan Koperasi Merah Putih.
‘’Keduanya harus berjalan baik tanpa ada persaingan,’’ bebernya. (fud/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni