Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Wow, Pengemis dan Pengamen di Tuban Bisa Kantongi Ratusan Ribu hanya Dalam Hitungan Jam

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 7 Mei 2025 | 23:45 WIB

Pihak Dinsos dan Satpol PP menginterogasi pengemis yang berhasil diamankan dari jalanan.
Pihak Dinsos dan Satpol PP menginterogasi pengemis yang berhasil diamankan dari jalanan.
 

RADARTUBAN – Kita yang biasa memberi uang kepada pengamen dan pengemis tampaknya harus mulai berpikir ulang.

Pasalnya, kebiasaan meminta-minta itu tidak murni lantaran desakan ekonomi.

Melainkan dijadikan pekerjaan. Karena itu, meski sudah sering ditertibkan, mereka masih terus muncul.

Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Tuban Ahmad Fauzan mengungkapkan, para pengemis dan pengamen merasa nyaman karena bisa mengumpulkan uang antara Rp 150-200 ribu per hari.

‘’Mereka jadi merasa puas dan nyaman hanya dengan mengumpulkan uang dari meminta-minta dan enggan mencari pekerjaan lainnya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Sebab itu, tegas Fauzan, selama masyarakat masih memberi, mereka akan tetap menjadi pengamen dan pengemis.

‘’Karena merasa bisa mendapat uang dengan mudah dengan meminta-minta, banyak dari mereka menjadikan kegiatan ini (mengemis dan mengamen, Red) sebagai mata pencaharian tetap karena dianggap cepat menghasilkan uang,’’ ujarnya.

Kepala Dinsos P3APMD Tuban Sugeng Purnomo menambahkan, faktor utama yang membuat pengamen dan pengemis bertahan adalah kebiasaan masyarakat yang masih memberikan uang secara cuma-cuma.

Karena itu, pengamen dan pengemis tidak pernah habis meski sudah sering ditertibkan.

‘’Justru PR kita sekarang adalah mengedukasi masyarakat untuk berhenti memberikan uang pada pengamen dan pengemis,’’ tegasnya. (saf/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #ekonomi #uang #pengamen #Pengemis #dinsos