RADARTUBAN – Setelah lama tidak ada kejelasan, kini tiba-tiba muncul kabar: proyek jalan tol Demak–Tuban gagal dilanjutkan.
Kabar gagalnya proyek jalan bebas hambatan Demak-Tuban tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tuban Mas Lindra atau Aditya Halindra Faridzky.
‘’Ini masih pernyataan dari saya pribadi, saya mendapatkan informasi dari salah satu tokoh yang berpengaruh,’’ ujar Mas Lindra kepada awak media beberapa waktu lalu.
Disampaikan Mas Lindra—sapaan akrab bupati, proyek jalan tol yang semula direncanakan dari Demak-Tuban dan Gresik Tuban itu hanya menyiskan jalur Gresik - Tuban.
Untuk memastikan informasi tersebut, bupati termuda sepanjang sejarah pemerintahan Tuban ini mengonfirmasi langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebagaimana diketahui, semula jalur tol Demak - Tuban dan Gresik - Tuban akan melintasi 41 desa di Kabupaten Tuban.
Pembagiannya, ruas Demak-Tuban melintasi 35 desa di lima kecamatan, yakni Bancar, Kerek, Merakurak, Semanding, dan Tambakboyo.
Panjang tol diperkirakan mencapai 53,8 kilometer. Sementara ruas Gresik-Tuban melewati enam desa di Kecamatan Plumpang dengan panjang sekitar 2-3 kilometer.
‘’Ketika sudah ada kepastian nanti akan kami sampai update-nya,’’ terang Mas Lindra. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama