RADARTUBAN – Dua pekan terakhir ini masyarakat di sekitar Jembatan Kanor Rengel (Kare), khususnya warga yang beraktivitas di malam hari dibuat resah dengan adanya begal payudara.
Mereka beraksi di sepanjang jalan penghubung antara Desa Ngadirejo menuju Desa Sawahan, Kecamatan Rengel.
Aksi tidak senonoh tersebut telah memakan banyak korban dengan usia muda hingga ibu rumah tangga.
Sontak aksi kejahatan malam hari itu membuat sejumlah kalangan resah dan mengecam tindakan tersebut.
Kekesalan tersebut dirasakan oleh MD, wanita asal Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel yang mengetahui salah satu keluarganya menjadi korban begal payudara oleh orang yang tidak dikenal.
Wanita paro baya itu mengungkapkan, pelaku melancarkan aksinya pada Minggu dini hari (12/5), saat korban hendak pergi ke pasar bersiap untuk berjualan.
Korban yang berprofesi sebagai penjual sayur sejatinya memang selalu beraktivitas pada waktu dini hari.
‘’Pelaku beraksi sendirian. Korban mengira awalnya pelaku hendak mencuri barang berharga yang berada di dompet ataupun kendaraan yang dikendarainya,’’ bebernya.
Senada yang dikatakan oleh DN, warga asal Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro yang juga kerap melintas pada jalur tersebut turut resah dengan adanya teror begal peyudara.
‘’Sepupu saya menjadi korban paginya, bahkan hingga siang kabarnya dua orang turut menjadi korban,’’ terang dia.
Lebih lanjut dikatakan oleh DN, padahal pada waktu melintas sang sepupu ditemani suaminya namun tak luput dari sasaran pelaku begal payudara.
‘’Pelaku menggunakan sepeda motor vario berwarna hitam, setelah melancarkan aksi langsung melaju kencang,’’ jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Rengel AKP Nuril Huda turut membenarkan kabar tersebut. Informasi tersebut telah diterimanya dan saat ini tengah berupaya menindak pelaku.
‘’Satu pekan ini kami telah melakukan patrol pada jam-jam rawan terutama dini hari sebagai langkah antisipasi,’’ ujar dia.
Nuril menuturkan, meski informasi telah diterimanya dari sejumlah warga atau saksi yang mengetahui aksi tersebut. Hingga kemarin (12/5), belum ada satu pun korban yang melapor pada instansinya.
‘’Kami berharap para korban berani untuk melapor untuk memudahkan petugas memburu pelaku,’’ bebernya.
Lebih lanjut dikatakan oleh perwira berpangkat tiga balok emas dipundaknya itu, masyarakat khususnya wanita diimbau untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas malam hari terutama ketika melewati jalur tersebut.
‘’Sebaiknya tidak melintas sendirian,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama