Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tuban Sudah Masuk Kemarau, tapi Hujan Deras Masih Berpotensi Mengguyur, Begini Penjelasan BMKG Tuban

Andreyan (An) • Rabu, 14 Mei 2025 | 21:26 WIB
ANOMALI CUACA: Mendung pekat di atas langit Tuban selama kemarau yang berpotensi masih terjadi selama beberapa waktu ke depan.
ANOMALI CUACA: Mendung pekat di atas langit Tuban selama kemarau yang berpotensi masih terjadi selama beberapa waktu ke depan.

RADARTUBAN – Meski sudah memasuki musim kemarau, namun hujan deras masih mengguyur sejumlah kecamatan di Kabupaten Tuban.

Bahkan, beberapa wilayah menyebabkan bencana banjir, seperti yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Palang beberapa hari lalu.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban Mochamad Nur mengungkapkan, fenomena hujan pada musim kemarau ini disebabkan kondisi dinamika atmosfer yang menunjukan adanya pola konvergensi di wilayah Kabupaten Tuban dan sejumlah daerah di Jawa Timur.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, adanya pola konvergensi di wilayah Jawa Timur dan terdapat gangguan gelombang equatorial rossby, gelombang low dan gelombang kelvin yang diprakirakan melintas selama sepekan ke depan hingga 17 Mei mendatang.

‘’Fenomena tersebut memicu terjadinya peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan yang intens,’’ ujar dia.

Nur menambahkan, berdasarkan pantauan stasiun BMKG Tuban dalam sepekan ke depan hampir seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban berpotensi terjadi hujan.

‘’Hujan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi, bahkan disertai angin kencang,’’ bebernya.

Meski potensi hujan masih mengguyur, bukan berarti masa berlangsungnya musim kemarau akan lebih pendek.

Syarat penentuan musim kemarau ditentukan dari curah huja dalam satu dasarian, minimal kurang atau sama dengan 50 milimeter (mm) dan diikuti dua dasarian berikutnya secara berturut-turut.

‘’Jika dilihat hari dua dasarian lalu, syarat penentuan musim kemarau telah terpenuhi. Bahkan saat ini seluruh wilayah kecamatan di Tuban telah memasuki musim kemarau,’’ jelas Nur.

Masih adanya potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Tuban menjadi sinyal kepada masyarakat yang beraktifitas di luar rumah agar senantiasa waspada.

‘’Sebaiknya jika potensi hujan lebat terjadi disarankan untuk tidak melakukan perjalanan,’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kabupaten tuban #BMKG #banjir #hujan #kemarau