RADARTUBAN – Indikasi adanya penularan penyakit dan virus berbahaya tampaknya tengah menghinggapi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban.
Itu menyusul temuan satu warga binaan yang positif reaktif HIV/AIDS usai menjalani pemeriksaan kesehatan, kemarin (14/5).
Kepala Lapas Kelas IIB Tuban Irwanto Dwi Thana Putra membenarkan informasi tersebut.
Dia mengatakan, sebelumnya sebanyak 150 warga binaannya mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban.
‘’Hasilnya, satu warga binaan dinyatakan positif reaktif (HIV/AIDS, Red),’’ ungkap dia.
Usai mengetahui satu narapidana positif reaktif penyakit menular mematikan itu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinkes P2KB Tuban untuk mengambil langkah tindaklanjut terhadap temuan tersebut.
‘’Kami pastikan perawatan dan pengobatannya berjalan sesuai prosedur yang berlaku,’’ jelas Irwanto.
Lebih lanjut dikatakan olehnya, dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan tersebut, sebelumnya para narapidana menjalani pengecekan meliputi skrining TB dan HIV/AIDS.
‘’Skrining ini dilakukan pada 14-15 Mei,’’ ujar dia.
Untuk menekan potensi adanya penyebaran virus tersebut, pembinaan sekaligus edukasi dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Tuban terhadap narapidana lainnya sebagai bentuk langkah prefentif.
‘’Kami juga akan melakukan pengawasan terhadap seluruh warga binaan, guna mencegah munculnya virus berbahaya di dalam lapas,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama