RADARTUBAN – Kerusakan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tuban kembali menimbulkan masalah serius.
Sebuah truk milik PT Semen Indonesia Logistik (Silog) terperosok ke aspal yang amblas di lokasi yang baru saja diperbaiki sekitar 30 meter dari titik kerusakan sebelumnya di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding.
Kondisi ini menyebabkan kemacetan karena badan truk memenuhi jalan.
Satlantas Polres Tuban pun memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow untuk mengurai kemacetan hingga truk berhasil dievakuasi.
“Rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan sampai evakuasi selesai. Kami berharap dinas terkait segera menindaklanjuti kerusakan ini,” ujar Kaur Binops (KBO) Satlantas Polres Tuban, Ipda Agus Eka.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Tuban, Agung Supriyadi, menyatakan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara dan mendesak.
Perbaikan permanen dengan cor rigid beton akan dilakukan setelah proses pelelangan selesai pada Mei 2025.
“Kami sedang melakukan perbaikan darurat secara masif hingga pelelangan selesai. Setelah itu, perbaikan permanen akan segera dilaksanakan,” jelasnya.
Agung menambahkan bahwa prioritas perbaikan permanen akan diberikan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah.
“Kami terus mendorong agar proses pelelangan cepat selesai agar perbaikan bisa segera dilakukan,” tutupnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni