RADARTUBAN – Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan program makan bergizi gratis (MBG) akan dimulai di Tuban.
Meski demikian, kesiapan sarana-prasarana terus dimatangkan.
Setidaknya, total sudah ada empat titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Keempat SPPG yang juga berfungsi sebagai dapur umum itu, yakni SPPG di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu; SPPG di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak; SPPG di kompleks Kompi Senapan C Tuban; dan SPPG di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, dari semua SPPG yang telah dibangun, semuanya tampak sudah siap untuk beroperasi.
Bahkan, mobil boks pengantar makanan dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) juga sudah stand bay di masing-masing titik SPPG.
‘’Saat ini persiapan sarana dan prasarana dulu sebelum pelaksanaan antara September dan Oktober nanti,’’ ujar Bupati Tuban Mas Lindra beberapa waktu lalu.
Bangunan dapur MBG tersebut, terang bupati Tuban pemilik nama Aditya Halindra Faridzky, semuanya tidak ada yang didanai oleh pihak ketiga.
Tidak ada satu pun keterlibatan pemerintah daerah.
‘’Kami (pemerintah daerah, Red) hanya melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait program ini bisa berjalan baik di Tuban. Tentu, nanti sebelum beroperasi akan ada audit dan lain sebagainya,’’ terangnya.
Diterangkan Mas Lindra, tidak adanya kontribusi pemkab pada pembangunan fasilitas dapur MBG tersebut, karena program prioritas Presiden Prabowo untuk anak sekolah itu semua dari anggaran pemerintah pusat.
‘’Sekarang persiapan sudah berjalan, tinggal menunggu saja (jadwal mulai beroperasi, Red),’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama