Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Workshop Jurnalistik Jawa Pos Radar Tuban Bersama Humas KKRA dan Infokom IGRA se-Kabupaten Tuban

Dalillah Hizkel Aimy • Selasa, 20 Mei 2025 | 14:05 WIB

Suasana foto bersama para pemateri dengan panitia dan peserta workshop Jurnalistik Kemenag Tuban.
Suasana foto bersama para pemateri dengan panitia dan peserta workshop Jurnalistik Kemenag Tuban.

RADARTUBAN – Radar Tuban bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban menggelar Workshop Jurnalistik bertema Media Digital dan Transformasi di Era Sosial Media.

Acara yang digelar pada Senin, (19/5) tersebut berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Tuban.

Diikuti oleh 75 guru RA dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tuban. 

Peserta workshop merupakan gabungan dari anggota IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal), KKRA (Kelompok Kerja Raudhatul Athfal) kecamatan, dan KKG (Kelompok Kerja Guru) tingkat kabupaten.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber dari Radar Tuban.

Baca Juga: 110 Guru RA Belajar Ilmu Jurnalistik, Berharap Bisa Menyampaikan Informasi Secara Efektif

Yaitu Yudha Satria Aditama yang memaparkan materi seputar Jurnalistik Digital; Mubarok Chuluqy yang membahas tentang Transformasi Pendidikan di Era Media Sosial; dan Reivanda Bagas Ramadhan yang mengangkat tema Literasi Media Sosial.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis berita dan memproduksi konten digital pendidikan secara profesional.

Para peserta mendapatkan wawasan mengenai tugas-tugas jurnalistik, strategi membuat konten menarik, manfaat public speaking, serta pentingnya literasi digital dan media sosial di era modern.

“Menarik, brand, host, narasumber, ciri khas, pembahasan, dan konsistensi adalah kunci dalam membuat konten jurnalistik digital,” ujar Yudha Satria dalam pemaparannya.

Dalam sesi praktik, mereka dibimbing bagaimana menyusun narasi dan memilih media yang sesuai agar konten lebih menarik dan edukatif.

Sementara itu, Mubarok menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai aplikasi edukatif dalam proses pembelajaran.

“Di era transformasi digital ini, guru dapat memanfaatkan aplikasi seperti Khan Academy Kids, Marbel Belajar, Endless Alphabet, Duolingo, PBS Kids, dan ICANDO untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Sedangkan, Reivanda Bagas Ramadhani membahas seputar pengetahuan media sosial.

Termasuk algoritma dan cara membuat konten media sosial banyak ditonton warganet.

Tak hanya teori, peserta juga diajak praktik langsung membuat konten.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program literasi digital yang rutin diselenggarakan Radar Tuban bersama Kemenag Tuban ini diakhiri dengan sesi membuat konten edukatif bersama.

Harapannya, guru-guru RA semakin terampil menyampaikan informasi dan edukasi melalui platform digital kepada masyarakat luas. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sosial #IGRA #Kemenag #KKG #literasi #workshop #jurnalistik #media digital #Jawa Pos Radar Tuban