Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Antrian Klinik Jantung RSUD Tuban Capai 8 Jam: Hanya Punya Satu Dokter tapi Layani Ratusan Pasien Sehari

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 28 Mei 2025 | 21:33 WIB
Pasien klinik jantung RSUD dr. Koesma Tuban memadati ruang tunggu sejak pagi hingga sore pada Senin (26/5).
Pasien klinik jantung RSUD dr. Koesma Tuban memadati ruang tunggu sejak pagi hingga sore pada Senin (26/5).

RADARTUBAN – Membludaknya pasien di klinik jantung RSUD dr. R. Koesma Tuban pada Senin (26/5) lalu, patut menjadi bahan evaluasi jajaran direktur rumah sakit plat merah tersebut.

Pasalnya, antrean yang mencapai ratusan pasien itu membuat waktu tunggu hampir sehari. Bahkan, sebagian pasien memilih pulang, karena sudah sangat lelah menunggu.

MR, 59, pasien asal Desa Jadi, Kecamatan Semanding mengaku antre kurang lebih delapan jam. Dari pukul 08.00 sampai sekitar pukul 16.00 baru dipanggil.

"Saya dapat antrean nomor 290, sehingga harus menunggu dari pagi sampai sore, dan jam lima (17.00) baru pulang,’’ ujarnya.

Kepada wartawan koran ini, pasien dengan gejala penyumbatan jantung itu mengaku sangat kelelahan.

Menurutnya, antrean yang sangat panjang itu benar-benar tidak umum (tidak sepatutnya terjadi).

Apalagi, kondisi ruang tunggu juga penuh sesak dan minimnya informasi dari petugas mengenai estimasi waktu tunggu. Sehingga membuat para pasien merasa tidak nyaman.

"Sudah duduk lama, tapi tidak tahu kapan dipanggil. Kalau seperti ini kasihan pasien yang lain, apalagi kondisinya sudah parah,’’ keluhnya.

AN, 57, pasien lain juga menyampaikan keluhan yang sama.

Dia menunggu dari pagi sekitar pukul 09.00 sampai menjelang magrib. Selain antre di ruang tunggu klinik, juga masih harus antre untuk mendapatkan resep.

"Karena nomor antrean yang tertera tidak sesuai, jadi saya tidak berani kemana-mana takut nanti dipanggil untuk pemeriksaan,’’ ujar pasien yang mengaku lelah dan kepayahan itu.

Semestinya, tegas AN, jika pihak rumah sakit profesional, maka ada penambahan jadwal layanan atau pembagian jadwal kontrol agar tidak menumpuk dalam satu hari.

"Masak antrean sampai 500 lebih. Pasien sambat semua,’’ tandasnya.

Terpisah, menanggapi keluhan pasien klinik jantung yang antre sampai malam, Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban M. Masyudi menanggapinya dengan santai.

Bahkan tidak ada permohonan maaf kepada pasien.

Dia mengatakan, antrean panjang itu karena sehari sebelumnya klinik jantung libur. Alasannya, dokter spesialis jantung ada acara ilmiah di luar kota.

"(Karena pasien dua hari menjadi satu, Red) sehingga kunjungannya banyak, padahal biasanya hanya 50-100 orang,’’ ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, membludaknya pasien di klinik jantung juga karena minimnya SDM dokter spesialis jantung.

"Karena dokter (spesialis jantung, Red) yang satu masih menempuh pendidikan, sehingga hanya ada satu dokter menangani ratusan pasien. Sekarang kami masih berupaya menambah dokter spesialis jantung,’’ katanya. (fud/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #pasien #rsud #Tunggu #Klinik Jantung #Mengeluh