RADARTUBAN – Meski tidak lagi tercatat sebagai proyek strategis nasional (PSN), Pemkab Tuban akan tetap memperjuangkan pembangunan long storage atau waduk di Desa Jadi, Kecamatan Semanding agar didanai pemerintah pusat.
Pasalnya, proyek untuk menyelesaikan persoalan banjir di wilayah kota dan sekitarnya ini urgen dilakukan.
Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono mengatakan, Pemkab Tuban terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait proyek yang sudah lama dicanangkan tersebut.
Dan selain proyek tersebut, yang juga turut diperjuangkan adalah kelanjutan pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke di Kecamatan Widang untuk mengurai masalah banjir luapan Sungai Bengawan Solo.
‘’Kami berharap, semoga kedua proyek yang dibiayai pemerintah pusat itu bisa berlanjut. Dan kami juga sudah ke Jakarta untuk bertanya langsung,’’ kata Pak Joko—sapaan akrab wakil bupati.
Lebih lanjut, Pak Joko menyampaikan, selain persoalan banjir luapan Bengawan Solo dan banjir kiriman yang menerjang wilayah kota dan sekitarnya, yang juga tidak luput dari atensi pemerintah daerah adalah banjir akibat luapan Sungai Kali Kening di Kecamatan Parengan.
Selain itu, juga pencegahan abrasi laut di sepanjang pantai utara Tuban.
"Komunikasi intens telah kami lakukan, untuk menggoalkan semua ini,’’ imbuhnya.
Hasil dari komunikasi tersebut, Juni nanti Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan turun ke Tuban untuk meninjau titik-titik lokasi yang dimaksud.
"Harapannya, setelah mengetahui kondisinya langsung, pemerintah pusat akan meneruskan proyek yang terhenti,’’ harapannya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama