Rumah Singgah Berobat, Bupati Tuban Mas Lindra: Semoga Tahun Ini Bisa Terealisasi

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Minggu, 8 Juni 2025 | 22:57 WIB
Bupati Tuban Mas Lindra.
Bupati Tuban Mas Lindra.

RADARTUBAN – Harapan masyarakat terkait fasilitas kendaraan rujukan gratis dan rumah singgah untuk pasien yang dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya, akhirnya sampai juga ke 'meja kerja' Bupati Tuban Mas Lindra atau Aditya Halindra Faridzky.

Karena itu, penting menjadi atensi pejabat terkait untuk mewujudkan tuntutan masyarakat tersebut.

Khusus untuk rumah singgah, terang Mas Lindra—sapaan akrab bupati, saat ini masih proses kajian teknis pendiriannya. Sebab, Pemkab Tuban tidak memiliki satu pun aset di Kota Pahlawan, baik aset tanah maupun bangunan.

Disampaikan Mas Lindra, pengusulan pendirian rumah singgah sebenarnya sudah disampaikan serikat buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) pada perayaan May Day 1 Mei lalu.

Dan sejak saat itu sudah dipertimbangkan.

"Kalau memang ada aset pemkab di sana, maka bisa dimanfaatkan, kalau tidak ada maka masih menyusun tahapan-tahapan,’’ ujarnya.

Dan karena tidak ada aset yang dimiliki pemerintah daerah, sehingga saat ini masih mencari solusi terbaik yang nantinya bisa dilakukan. Termasuk adanya kemungkinan untuk menyewa atau membeli rumah yang ada di sana.

"Karena ini juga menyangkut anggaran, jadi tidak bisa semerta-merta diambil kebijakan,’’ bebernya.

Kendati begitu, bupati muda berzodiak Aries ini menargetkan, rumah singgah akan segera direalisasikan. Sebab, diakui bahwa rumah singgah merupakan kebutuhan mendesak pasien yang dirujuk ke rumah sakit luar daerah.

‘’Semoga saja di 2025 ini bisa terealisasi,’’ pungkasnya. (fud/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Bupati Tuban Mas Lindra pemkab Aditya Halindra Faridzky fspmi