RADARTUBAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah di Kabupaten Tuban resmi bergulir, kemarin (10/6).
Berbeda dengan kabupaten/kota lain yang riuh dengan acara seremonial, peluncuran program prioritas Presiden Prabowo di Kota Legen berjalan natural.
Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), MBG untuk siswa langsung dikirim ke sekolah tujuan masing-masing.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, sudah ada beberapa sekolah di setiap jenjang yang merasakan tahap awal adanya program ini.
Di antaranya, TK Pertiwi, TK Bhayangkari, TK Kartika, SDN Kutorejo 1, SDN Kutorejo 3, SDN Kebonsari 1, SDN Kebonsari 3, SMP PGRI 3, SMP Muhammadiyah 1 Tuban, SMPN 1 Tuban, SMPN 6 Tuban, SMA PGRI 1 Tuban, SMK PGRI 2 Tuban, dan SMA Muhammadiyah 1 Tuban.
Menu MBG hari pertama kemarin terlihat cukup komplit, mulai dari nasi putih, tumisan wortel dan jagung, ayam goreng, irisan buah semangka segar, dan juga susu berperisa cokelat dalam kemasan.
"Untuk menunya sudah baik, ada serat, protein, dan karbohidrat. Tetapi untuk susunya, kami berharap lebih berkualitas—dengan kandungan susu yang lebih banyak,’’ ujar Guntur Saleksa, salah seorang guru di SDN Kebonsari 1 Tuban sekaligus petugas MBG di sekolah setempat.
Dikatakan Guntur, untuk menunjang menu makanan yang sehat, setidaknya membutuhkan susu UHT dengan komposisi susu segar sebesar 80 persen.
Sementara jenis susu yang diberikan dalam menu MBG hanya mengandung 50 persen susu segar, 11 gram (gr) gula, dan 35 gram (gr) gram dalam kemasan ukuran 115 mililiter (ml).
Padahal, ada banyak pilihan susu lain yang memiliki nilai gizi lebih sehat, serta mengandung lebih banyak susu segar dan minim jumlah gula.
Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN Kutorejo 1 Kasmulik mengatakan, jika pihaknya sangat antusias dan cukup puas dengan menu hari pertama MBG ini. Pun dengan siswa siswinya yang dengan lahap menghabiskan setiap lauk yang ada.
"Alhamdulillah semuanya antusias, bahkan dari saat makanan datang semua sudah ingin makan padahal belum jam istirahat,” tuturnya.
Pun dengan murid-muridnya yang begitu antusias menerima program ini. Salah satunya adalah siswa kelas 6 SDN Kutorejo, 1 Muhammad Yusuf Ibrahim yang mengaku porsi makanan tersebut cukup memuaskan.
"Senang sekali dapat makan gratis, rasanya enak dan pas. Porisnya mengenyangkan, jadi mungkin sepulang sekolah tidak jajan di luar lagi,” katanya riang.
Sedangkan, Airlangga Satriadi Atmaja siswa kelas 5 SDN Kebonsari 1 dengan jujur mengatakan tidak terlalu menyukai sayur. Sehingga tak terlalu dikonsumsi dan diberikan pada teman sekelasnya.
"Enak, ayamnya besar. Tapi tidak suka sayur, teman-teman juga banyak yang tidak suka. Jadi diberikan ke teman lain atau hanya dimakan sedikit,” tuturnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama