RADARTUBAN – Meski awalnya tidak masuk pilot project pembentukan Koperasi Merah Putih, namun Kecamatan Senori menjadi yang tercepat dalam menjalankan program Presiden Prabowo tersebut.
‘’Seluruh desa di Kecamatan Senori sudah mengantongi akta dan SK pendirian Koperasi Merah Putih. Sedangkan kecamatan lainnya masih berproses,’’ kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban Abdul Afif.
Hingga Rabu (11/6), terang Afif, dari total 328 desa/kelurahan se-Kabupaten Tuban, sebanyak 126 desa telah memiliki badan hukum pendirian Koperasi Merah Putih dan siap launching pada Juli mendatang.
Secara keseluruhan, pendirian Koperasi Merah Putih telah mencapai 40 persen.
Lebih lanjut, Afif menyampaikan, ada tiga kecamatan lain yang juga menunjukkan progres signifikan dalam pendirian Koperasi Merah Putih di setiap desa, yakni Kecamatan Bancar, Rengel, dan Bangilan.
"Ketiganya saat ini hampir rampung (membentuk Koperasi Merah Putih di semua desa, Red). Tinggal menunggu proses penerbitan SK dari notaris,’’ katanya.
Seiring persentase pendirian Koperasi Merah Putih di masing-masing desa/kelurahan yang sudah mencapai 40 persen, Afif optimistis bisa menuntaskan pendirian Koperasi Merah Putih di semua desa/kelurahan se-Kabupaten Tuban sebelum 30 Juni nanti.
"Progresnya masih terus berjalan, kami optimistis bisa mengikuti launching serentak Koperasi Merah Putih se-Indonesia pada Juli nanti,” pungkasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama