RADARTUBAN- Tak banyak yang tahu, Wakil Bupati Tuban sekarang bukanlah politikus baru yang langsung naik ke atas panggung kekuasaan. Drs. Joko Sarwono, pria kelahiran Tuban, 26 April 1966.
Dia sosok yang benar-benar lahir dari rahim birokrasi. Berikut beberapa fakta menarik alias fun fact tentang beliau yang layak kamu tahu:
1. ASN Tulen Sejak Zaman Orba
Joko Sarwono sudah jadi ASN sejak tahun 1986, saat Indonesia masih di bawah pemerintahan Orde Baru.
Karier pertamanya adalah Staf Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Malang. Artinya, pengalaman beliau sudah lebih dari tiga dekade, lho!
Baca Juga: Fun Fact Seputar Bupati Tuban Mas Lindra: Anak Muda yang Bisa Semua Olahraga
2. Pernah Jadi Camat Selama 17 Tahun
Beliau sempat menjabat Camat Kenduruan (2001–2008) dan Camat Semanding (2008–2018). Dua kecamatan itu pasti punya kenangan dan sejarah bersama Pak Joko.
Kalau dihitung, 17 tahun jadi camat itu artinya beliau benar-benar paham persoalan akar rumput.
3. Pernah Pegang Bappeda
Sebelum dilantik jadi Wakil Bupati, Joko Sarwono menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban.
Jadi kalau bahas pembangunan jangka menengah, tata ruang, sampai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), beliau pasti paham luar dalam.
4. Dapat Penghargaan dari Negara
Pada tahun 2017, beliau dianugerahi Satyalancana Karya Satya XXX dari Kementerian Sekretariat Negara.
Penghargaan ini diberikan kepada ASN dengan pengabdian lebih dari 30 tahun, tanpa catatan pelanggaran. Bukti pengabdian tanpa drama.
5. Aktif di Organisasi ASN
Joko Sarwono juga aktif di berbagai organisasi, seperti Yayasan Abdi Negara dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan Tuban.
Artinya, beliau tak hanya bekerja, tapi juga membina jejaring birokrat lintas generasi.
6. Pernah Jadi Staf Pemerintah Pusat
Jangan kira kariernya cuma lokal-lokal saja. Pada 1991–1994, beliau sempat ditugaskan sebagai Staf Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta.
Artinya, Pak Joko punya pengalaman nasional yang memperkaya cara pandangnya terhadap pembangunan daerah.
Baca Juga: BPK Temukan Kesalahan Anggaran Rp2,1 M di 17 OPD Tuban, Begini Kata Wabup Tuban Joko Sarwono
7. Naik Jabatan Lewat Jalan Sunyi
Berbeda dari banyak pejabat yang muncul lewat panggung politik atau viralitas medsos, Pak Joko menempuh jalan sunyi.
Beliau naik jabatan dari staf, jadi sekcam, camat, kepala bagian, hingga akhirnya sekarang duduk sebagai Wakil Bupati Tuban.
Nggak ada gimmick, nggak ada sensasi, cuma kerja dan pengabdian.
Di tengah maraknya politik pencitraan, Joko Sarwono adalah contoh nyata birokrat karier yang pelan-pelan naik kelas lewat kerja nyata.
Ya, begitulah Wakil Bupati Tuban kita yang satu ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni