Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

DPRD Minta Pembangunan Jalan Lingkar Utara Tuban Dimulai Tahun Depan, Demi Kelancaran Kota

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 28 Juni 2025 | 22:24 WIB
JALUR ALTERNATIF: Jalan Desa Tunah menjadi salah satu opsi ketika jalur lingkar utara diaktifkan
JALUR ALTERNATIF: Jalan Desa Tunah menjadi salah satu opsi ketika jalur lingkar utara diaktifkan

RADARTUBAN – Kendati jalan lingkar selatan (JLS) sudah diaktifkan, dan seluruh kendaraan berat dari arah Surabaya maupun Semarang diwajibkan melintas di jalur tersebut.

Namun, jalur tengah kota belum sepenuhnya terbebas dari mobilitas kendaraan berat. Pasalnya, kendaraan bermuatan berat dari arah Paciran, Lamongan masih melewati Jalan Manunggal.

Sebab alasan itulah, Komisi I DPRD Tuban mengusulkan pembangunan jalan lingkar utara (JLU) yang langsung terhubung dengan JLS.

Dengan demikian, kendaraan berat dari Paciran tidak lagi melewati kota.

"Idealnya, semua kendaraan besar sudah lewat jalur luar kota,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Tuban Suratmin.

Demi terbebaskan wilayah kota dari mobilitas kendaraan berat, Suratmin, mendorong Pemkab Tuban untuk segera merencanakan pembangunan JLU.

"Harapannya, tahun depan sudah mulai gerak (pembangunan JLU, Red),’’ ujarnya.

Hanya saja, apakah membangun jalan baru atau meningkatkan status jalan kabupaten yang sudah ada, Ratmin tidak menjawab secara pasti.

Sebagaimana diketahui, ada dua jalan kabupaten yang berpotensi ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, yakni jalan yang menghubungkan Desa Tunah, Kecamatan Semanding dengan Desa Kradenan, Kecamatan Palang di Jalan Deandles dan jalan yang menghubungan Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang ke Pakah di jalan nasional Tuban-Surabaya.

"Terkait penentuan itu (titik lokasi, Red) biar tim dari OPD teknis yang merencanakan,’’ imbuhnya. (fud/tok) 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #komisi 1 dprd #Semarang #JLS #jalan lingkar utara #jlu #surabaya