Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pelamar Curiga Ada Manipulasi Data karena Hasil Seleksi PPPK Tahap 2 Tak Kunjung Diumumkan BKPSDM Tuban

Andreyan (An) • Jumat, 4 Juli 2025 | 22:44 WIB

 

Kantor BKPSDM Tuban di Jalan Patimura yang sudah didatangi wartawan koran ini berkali-kali, tapi kepala dinasnya enggan untuk ditemui.
Kantor BKPSDM Tuban di Jalan Patimura yang sudah didatangi wartawan koran ini berkali-kali, tapi kepala dinasnya enggan untuk ditemui.

RADARTUBAN – Keresahan pelamar calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2 di Kabupaten Tuban kian bercabang.

Dari semula hanya cemas lantaran hasil seleksi tak kunjung diumumkan, kini sebagian pelamar mencurigai adanya potensi kecurangan yang dilakukan instansi terakait.

Pasalnya, dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, tinggal tersisa Tuban yang belum mengumumkan.

Apalagi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), selaku instansi berwenang juga masih pasif dalam menyampaikan informasi.

Untuk melampiasakan keresahan yang semakin membuncah, sebagian peserta menyerbu kolom komentar akun Instagram BKPSDM Tuban.

Seperti yang diungkapkan akun iftidaamri. Dia mengaku gelisah karena sampai sekarang ini belum ada informasi apa pun mengenai pengumuman hasil seleksi PPPK tahap 2. Padahal, di daerah lain sudah diumumkan.

‘’Terus terang saya khawatir, takut ada permainan atau manipulasi data di belakang layar. Semoga saja prosesnya tetap jujur dan transparan, dan semoga pengumumannya bisa segera keluar agar tidak semakin membuat resah,’’ tulisnya.

Kegelisahan serupa juga dituliskan akun shofia_marlikhah pada postingan yang sama. Dia mengaku resah lantaran nasibnya masih digantung BPSDM Tuban.

‘’Tolong kejelasannya, karena mundur dari deadline yang sudah ditentukan,’’ tulisnya dalam kolom komentar.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, KN, salah satu peserta PPPK tahap 2 formasi guru juga mengungkapkan keresahannya.

Menurutnya, molornya pengumuman hasil seleksi PPPK tahap 2 ini mencoreng nama Kabupaten Tuban.

Pasalnya, dari semua kabupaten/kota se-Jawa Timur, hanya Tuban yang tidak patuh dengan deadline pengumuman hasil seleksi yang sudah ditetapkan.

‘’Semoga ketidakprofesionalan BKPSDM Tuban menjadi bahan evaluasi Pak Bupati,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan KN, seharusnya, jika memang ada persoalan yang menyebabkan molornya pengumuman hasil seleksi PPPK tahap 2 ini diinformasikan kepada peserta agar tidak memicu keresahan dan melahirkan asumsi-asumsi liar.

‘’Paling tidak, jika molor ada kepastian atau informasi yang tertulis dan mendasar, tapi sampai saat ini tidak ada informasi resmi yang disampaikan BKPSDM,’’ tandasnya.

Sementara itu, sudah beberapa hari ini Jawa Pos Radar Tuban selalu gagal mengonfirmasi Kepala BKPSDM Tuban Fien Roemini Koesnawangsih.

Upaya konfirmasi via pesan WA sudah wartawan koran ini upayakan. Begitu pun mendatangi kantor BKPSDM di Jalan Patimur, juga sudah kami lakukan berkali-kali.

Namun, tetap saja tidak bisa dikonfirmasi. Jangankan menyatakan no comment, ditemui saja tidak bisa. (an/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #pppk #pelamar #pemerintah #BKPSDM