RADARTUBAN – Kecemasan peserta seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2 di lingkup Pemkab Tuban kian membuncah.
Pasalnya, sampai detik ini belum ada informasi apa pun dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban mengenai pengumuman hasil seleksi.
‘’Kami sampai heran, kenapa sih tidak ada informasi yang membuat kami tenang. Nasib ribuan peserta digantung seperti ini,’’ ujar MN, salah satu peserta seleksi PPPK tahap 2 formasi guru.
Disampaikan MN, jika merujuk informasi dari akun Instagram Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, keterlambatan Kabupaten Tuban dalam mengumumkan hasil seleksi PPPK tahap 2 ini lantaran Pemkab Tuban tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian PANRB.
‘’Pertanyaannya sekarang? Hal sedarurat apa yang membuat koordinasi sampai melampaui batas akhir pengumuman hasil yang telah ditetapkan BKN.
Padahal, daerah lain sudah mengumumkan semua.
Ada apa ini? Sementara BKPSDM masif saja pasif. Tidak ada klarifikasi apa pun yang disampaikan,’’ keluhnya.
Senada yang diungkapkan AM, peserta seleksi PPPK dari formasi guru lainnya.
Kepada wartawan koran ini, AM sangat menyayangkan sikap BKPSDM yang terkesan menutup diri.
‘’Kami tidak diberikan informasi apa pun, bahkan kami yang harus menggali informasi sendiri. Kalau seperti ini, jangan salahkan publik menaruh curiga,’’ tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan AM, dirinya berharap BKPSDM Tuban segera memberikan klarifikasi terhadap peserta seleksi mengenai penyebab kemoloran dalam mengumumkan hasil seleksi PPPK tahap 2 ini.
‘’Syukur-syukur bisa langsung mengumumkan hasilnya setelah ini,’’ harapnya.
Sementara itu, untuk kesekian kalinya, hingga berita ini ditulis tadi malam, Kepala BKPSDM Tuban Fien Roemini Koesnawangsih masih belum bisa dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.
Upaya kembali mendatangi kantor BKPSDM di Jalan Patimura Nomor 23, Tuban, juga masih belum membuahkan hasil.
Yang bersangkutan masih enggan untuk ditemui. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama