Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bocah Parengan Juara Lomba Mendongeng Nasional di HUT Bhayangkara 2025

radar tuban digital • Rabu, 9 Juli 2025 | 00:21 WIB

Hafiza Shanum Aulia, 6 tahun, juarai lomba dongeng nasional Polri. Kisah inspiratif anak Tuban yang wakili Jawa Timur.
Hafiza Shanum Aulia, 6 tahun, juarai lomba dongeng nasional Polri. Kisah inspiratif anak Tuban yang wakili Jawa Timur.

RADARTUBAN – Mengajarkan anak untuk mendongeng sejak usia dini bukanlah perkara mudah.

Selain harus mengingat narasi dan alur cerita, anak juga perlu menjaga semangat agar mampu mendalami masing-masing karakter dalam dongeng yang dibawakan.

Namun, berbagai tantangan tersebut terbayar lunas dengan hasil yang memuaskan dalam ajang lomba mendongeng tingkat nasional yang digelar oleh Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79.

Hafiza Shanum Aulia, 6, putri pertama pasangan suami istri Zeni Sutrisno dan Kholifatin Afifah, berhasil meraih juara 1 mewakili Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Peringatan HUT ke 79 Bhayangkara, Presiden Prabowo Berpesan: Jadilah Polisi Bersih yang Dipercaya Masyarakat

Mereka merupakan warga Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

“Lomba dibuka mulai 5 sampai 30 Juni. Pada tanggal 5 siang diumumkan hasilnya. Alhamdulillah, anak kami meraih juara 1 mewakili Jawa Timur,” ungkap Zeni Sutrisno.

Zeni menceritakan bahwa informasi mengenai lomba tersebut ia dapatkan dari akun Instagram Humas Polri.

Setelah itu, dia bersama istrinya langsung mengarahkan putri mereka dan memberikan pemahaman, serta memilih judul dongeng yang sesuai dengan ketentuan lomba, yakni Polisi Sahabat Anak.

“Kami melibatkan anak dalam memilih judul. Tidak serta-merta kami yang menentukan sendiri,” ujarnya.

Pemilihan judul tersebut pun didasari pengalaman pribadi Hafiza.

Setiap pagi saat hendak berangkat sekolah, dia kerap dibantu polisi untuk menyeberang jalan.

Pengalaman itu membekas dan menumbuhkan kekaguman terhadap tugas polisi.

“Pemilihan judul berasal dari pengalaman pribadinya. Setiap pagi Hafiza dibantu polisi saat menyeberang ke sekolah. Untuk naskahnya, kami buat yang sederhana,” imbuh Zeni.

Selain itu, Zeni juga mengungkapkan tantangan terbesar dalam lomba ini adalah menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam mengekspresikan naskah secara natural.

Sebab, video yang dikirim tidak diperkenankan melalui proses penyuntingan (editing).

“Kami merekam video sebanyak enam kali, karena video yang dikirim harus sekali ambil (one take) dan tidak boleh diedit. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Insyaallah, pada 17 Juli nanti kami diundang Kapolri ke Jakarta,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tuban sekaligus anggota DPRD Tuban, Imam Sutiono, yang turut membina Hafiza, mengaku bangga atas prestasi yang diraih. 

Baca Juga: Komandan Upacara HUT Bhayangkara ke 79, Irjen Dadang Diminta Menghadap Presiden Prabowo, Ada Apa?

Dia menyebut keberhasilan ini menjadi bukti bahwa anak desa juga mampu bersaing di tingkat nasional.

“Saya, baik secara pribadi maupun sebagai anggota DPRD Tuban, sangat mendukung dan mensupport generasi Tuban yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” tuturnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #mendongeng #hut bhayangkara #kapolres #Polri #parengan #Jawa Timur #lomba