Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kasus MBG Berbelatung di Tambakboyo Picu Kekhawatiran Warga

Andreyan (An) • Selasa, 22 Juli 2025 | 01:13 WIB

 

 

Siswa kelas 10 di SMKN 1 Tambakboyo makan siang bersama dengan menu MBG, Kamis (17/7).
Siswa kelas 10 di SMKN 1 Tambakboyo makan siang bersama dengan menu MBG, Kamis (17/7).

RADARTUBAN – Bukannya senang menyusul rencana perluasan cakupan penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) untuk balita dan ibu hamil, sejumlah warga di Kecamatan Tambakboyo malah resah.

Itu menyusul ditemukannya kasus MBG berbelatung di SMKN Tambakboyo pekan lalu.

Berawal dari kasus tersebut, sejumlah warga malah enggan menerima program ini.

Alasannya sederhana, takut kasus serupa kembali terulang.

Bukannya mendapat asupan gizi yang baik, para orang tua malah khawatir si jabang bayi dalam kandungan dan balita mengalami sakit lantaran menu MBG yang tidak sehat.

Apalagi, pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), selaku penyedia MBG di Kecamatan Tambakboyo sangat tidak transparan.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, YN, warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo mengatakan, sejak munculnya video viral menu MBG berbelatung, dirinya cukup cemas jika nanti anaknya yang masih balita menerima program MBG.

‘’Sejak banyak beredar berita siswa keracunan MBG dan menu MBG yang tidak higenis, saya malah khawatir jika anak saya mendapatkan makan dari MBG,’’ katanya.

Kekhawatiran serupan juga diungkapkan MA, warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Tambakboyo.

Meski saat ini program MBG belum menyasar anaknya, yang masih duduk di jenjang TK, tapi dirinya cukup resah menyusul rencana perluasan cakupan penerima MBG untuk ibu hamil dan balita.

‘’Seharusnya, program yang bertujuan memperbaiki gizi anak-anak bisa mendapatkan makanan yang lebih sehat dan layak dikonsumsi, dan lebih baik dari yang diperolehnya di rumah. Bukan malah sebaliknya,’’ ujarnya.

Camat Tambakboyo Ari Wibowo Waspodo membenarkan rencana perluasan cakupan penerima MBG di wilayah adiministratif yang dipimpinnya tersebut.

‘’Program ini (MBG, Red) ke depannya diwacanakan juga menyasar ke siswa jenjang TK dan ibu hamil di wilayah Tambakboyo. Untuk saat ini, informasi yang saya terima, baru enam sekolah yang mendapatkan menu MBG,’’ ungkap dia.

Disampaikan Ari, dirinya berharap kepada dapur penyedia menu MBG di wilayah Tambakboyo agar segera berbenah dan mengevaluasi pelayanannya pasca temuan belatung di menu MBG sepekan lalu.

‘’Terutama soal kebersihan dan keamanan makanan sebelum sampai kepada penerima manfaat. Terlebih, anak kecil cukup sensitif jika sampai mendapat makanan yang tidak layak konsumsi,’’ pesannya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#balita #gizi #SPPG #Makan Bergizi Gratis #belatung #Mbg #ibu hamil