RADARTUBAN – Ancaman yang “dikirim” warga Dusun Badegan, Desa Sokosari, Kecamatan Soko kepada PT Gasuma Federal Indonesia (GFI) menyusul dana kompensasi yang tak kunjung dibayar, akhirnya mendapat kepastian dari perusahaan pengelolaan gas tersebut.
‘’Setelah bertemu dengan pihak manajemen Gasuma, kami langsung to the point mempertanyakan ke pihak manajemen (terkait kejelasan dana kompensasi, Red), kapan pelunasan tunggakan akan dibayar,’’ kata Mubiin, salah satu tokoh pemuda desa setempat.
Hasilnya, pihak manajemen GFI menyampaikan kesanggupannya akan menyelesaikan pembayaran tunggakan kompensasi tahun ini.
‘’Mereka janji untuk tunggakan akan mulai dibayar mulai September secara bertahap,’’ bebernya. Dan karena sudah ada kesepakatan, ancaman aksi yang “dikirim” warga tidak jadi dilaksanakan.
Meski demikian, warga tidak ingin hanya di-apusi. Karena itu, janji dari pihak perusahaan akan dikawal hingga terealisasi.
‘’Jika sampai tidak terealisasi, kami akan melanjutkan rencana kami, demo,’’ tandas Mubiin.
Sementara itu, HRD & General Affair PT Gasuma Federal Indonesia Andik Nugroho mengatakan, sejak awal, manajemen dari PT GFI sudah berkomitmen untuk membayar kompensasi.
‘’Sesuai komitmen kami kompensasi itu kami bayarkan (kepada warga ring 1, Red),’’ ujarnya.
Hanya saja, terang dia, untuk pelunasannya akan dilakukan secara bertahap sampai lunas. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama