RADARTUBAN-Hulman alias Pino, pemilik warung makan Bang Ucok di Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban membantah berita di radartuban.jawapos.com terkait dugaan warung makannya yang menjual minurman keras (miras) dan dipakai judi online (judol).
Dia menegaskan, warungnya yang berada di jalan lingkar selatan Tuban tersebut hanya menjual beragam masakan khas Medan. Minumannya tuak dan es legen.
Pino juga menerangkan hiburan elekton yang berlangsung pada Sabtu (2/8) malam itu hanya insidental untuk memeriahkan pembukaan warung tersebut.
‘’Kita juga tidak mengundang artis. Mereka yang menyanyi adalah tamu yang menyumbang lagu,’’ ujar pria asal Medan, Sumatera Utara itu.
Lebih lanjut Pino menyampaikan, pada pembukaan warungnya tersebut, dia mengundang sekitar 30 teman sesama asal daerahnya, Sumatera. Namun, yang datang sekitar 70 orang.
Kedatangan banyak undangan itulah, diakuinya menyebabkan keramaian.
Imbasnya, banyak tamu yang meminta request lagu hingga melebihi batas jam malam, pukul 23.00.
Keramaian ini pula yang memicu masalah. Anggota Polsek Tuban datang setelah diduga mendapat laporan warga setempat.
Setelah aparat kepolisian datang dan menemui pemilik usaha, disepakati hiburan dibubarkan dan tamu pulang.
‘’Tidak benar warga yang membubarkan. Pembubaran murni karena kesepakatan kita dengan polisi,’’ tegas pria 41 tahun itu.(*)
Editor : Dwi Setiyawan