RADARTUBAN – Kendati belum menghuni asrama dan memulai kegiatan belajar mengajar, 50 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Tuban direncanakan ikut ambil bagian dalam upacara hari kemerdekaan 17 Agustus nanti di Alun-Alun Tuban.
Hanya saja, mereka tidak bertindak sebagai peserta upacara, melainkan duduk berjajar bersama tamu undangan.
‘’Kami sudah berkoordinasi dengan tenaga pendidik di SR untuk mengkoordinir serta menginformasikan kabar ini kepada seluruh siswa,’’ kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A PMD) Tuban Sugeng Purnomo.
Mendengar kabar turut ambil bagiannya para siswa SR dalam momen upacara peringatan hari kemerdekaan, pihak perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) berupaya mempersiapkan perlengkapan penunjang siswa secara maksimal.
Terutama soal seragam siswa yang belum datang hingga, kemarin (12/8).
‘’Seluruh perlengkapan penunjang siswa selama asrama dan ruang kelas telah siap. Hanya saja, tinggal menunggu kedatangan seragam yang diperkirakan sebelum MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah, Red) telah sampai,’’ ujar PIC SR Terintegrasi 18 Tuban perwakilan Kemensos, Andrias Ciputra kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Putra, pihaknya bahkan telah berupaya mempercepat kedatangan seragam siswa agar bisa bisa dipakai siswa saat mengikuti MPLS.
‘’Semoga seragam segera datang, agar saat mengikuti upacara hari kemerdekaan mendatang bisa dipakai,’’ beber dia.
Lebih lanjut dikatakan pria asal Kabupaten Ponorogo itu, dari segi sarana prasarana penunjang siswa mulai dari asrama, lab pembelajaran, hingga ruang kelas baru saja menuntaskan tahap renovasi dan penataan barang penunjang.
‘’Sarana sudah siap, besok rencana aka nada kerja bakti sekaligus persiapan terakhir sebelum penyambutan kedatangan siswa,’’ tutur dia.
Dari pantauan wartawan koran ini di lokasi, terdapat empat ruang asrama yang telah tertulis dua ruangan untuk siswa putra dan dua ruangan untuk siswa putri.
Setiap satu ruangan diisi jumlah tempat tidur yang berbeda mulai dari 10 hingga 14 kasur.
‘’Setiap ruangan punya luas yang berbeda, kami juga menyesuaikan dengan layout yang dirancang oleh Kemensos. Bahkan untuk penataan tempat tidur, lemari dan meja belajar kami sesuai dengan layout tersebut,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama