RADARTUBAN – Teka-teki lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tuban akhirnya terjawab.
Rencananya, gedung sekolah program pendidikan berasrama gratis untuk anak dari keluarga tidak mampu ini akan dibangung di lahan kosong milik Pemkab Tuban, tepatnya di belakang kantor Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A PMD) Tuban, Sugeng Purnomo membenarkan rencana lokasi pembangunan SR tersebut.
Lahan milik pemkab di belakang kantor Kelurahan Mondokan dengan luas kurang lebih 7 hektare itu sudah diajukan dan sudah disurvei oleh perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos).
‘’Juga sudah dilakukan pemetaan dan pengukuran lahan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Lebih lanjut dikatakan Sugeng, terkait rencana dimulainya pembangunan fisik SR, pihaknya belum bisa memastikan. Hanya saja, berdasar informasi yang didapat, Kemensos menjadwalkan pembangunan fisik pada September nanti.
‘’Kami belum mendapat surat secara resmi, namun harapan dari kementerian pusat (Kemensos, Red) September pembangunan fisik sudah dimulai,’’ beber mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Tuban itu.
Disinggung mengenai denah layout pembangunan SR di Kelurahan Mondokan, Sugeng belum mengetahui secara pasti.
‘’Sepengetahuan saja, yang jelas nantinya fasilitasnya lengkap dan bisa menampung tiga jenjang, yakni SD, SMP, dan SMA,’’ jelas dia.
Ditanyai alasan memilih lokasi lahan tersebut sebagai titik pembangunan SR dibandingkan lahan eks Pasar Besar Tuban di kelurahan yang sama, Sugeng menyebut, jika pemilihan lokasi berdasarkan hasil keputusan bersama, yang juga telah disetujui Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
‘’Semoga proses pembangunannya nanti tidak ada kendala yang berarti, kalau harapan dari Kemensos tahun depan bisa segera digunakan,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama