Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Siswa Sekolah Rakat dapat Bantuan Laptop, Siswa Miskin di Sekolah Umum Juga Berharap

Andreyan (An) • Rabu, 20 Agustus 2025 | 01:59 WIB
Sekolah Rakyat Tuban belum mulai, fasilitas dan SOP terus dimatangkan agar siswa tinggal nyaman dan aman.
Sekolah Rakyat Tuban belum mulai, fasilitas dan SOP terus dimatangkan agar siswa tinggal nyaman dan aman.

RADARTUBAN – Niat pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan sekolah rakyat (SR) patut diapresiasi.

Namun, tidak ada kebijakan yang bisa memuaskan semua pihak. Setidaknya, itulah yang saat ini dirasakan sebagian siswa sekolah umum menyusul rencana pengadaan bantuan laptop untuk siswa SR.

Terlebih, jumlah siswa dari keluarga tidak mampu di sekolah reguler juga masih banyak.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kemensos Beni Sujanto membenarkan rencana bantuan laptop untuk setiap siswa SR tersebut.

‘’Termasuk siswa di SR Tuban juga akan dapat,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Beni, bantuan perangkat keras untuk menunjang kegiatan pembelajaran siswa SR ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Artinya, segala kebijakan dalam kendali pemerintah pusat.

‘’Saat ini masih dalam proses pengadaan,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Beni menyampaikan, jika mengacu penyaluran tahap satu pada Agustus dan tahap dua di September, kemungkinan Kabupaten Tuban masuk tahap dua.

Hanya saja, bagaimana detail penyalurannya, pihaknya belum bisa memastikan.

‘’Yang jelas, selain menerima laptop, SR juga akan dilengkapi dengan komputer dan smart board, serta peralatan penunjang pembelajaran lainnya,’’ katanya.

Ambar, salah satu orang tua siswa sekolah reguler mengatakan, tidak ada yang salah dengan program bantuan laptop untuk siswa SR.

Namun, pemerintah juga harus memperhatikan nasib siswa dari keluarga tidak mampu di sekolah umum atau reguler.

‘’Seperti kami ini, demi bisa membelikan laptop anak saja harus utang ke sana-kesini. Kami tidak menuntut lebih dari pemerintah, tapi kami berharap tidak ada kesenjangan pendidikan yang terlalu dalam,’’ tutur orang tua siswa asal Kecamatan Palang itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah baru dikatakan adil untuk semua anak dari keluarga tidak mampu jika mendapat hak yang sama seperti siswa di sekolah rakyat.

‘’Masalahnya, kuota siswa SR kan tidak banyak. Sementara di luar sana juga masih banyak anak dari keluarga tidak mampu, yang juga membutuhkan perhatian dari pemerintah,’’ tandasnya, dan berharap ada kebijakan yang sama untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu di sekolah umum seperti siswa di sekolah rakyat. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ssiwa pukul guru #pengadaan #Sekolah Rakyat #kemiskinan #komputer #kemensos #agustus