RADARTUBAN-Tujuh tim memasak yang beranggotakan bapak-bapak warga RT 06 RW 07 Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Minggu (24/8) pagi menunjukkan kemampuan terbaiknya membuat nasi goreng (nasgor).
Kepiawaian memasak nargor meneguhkan bahwa bapak-bapak tidak hanya hebat dalam pekerjaan, namun juga urusan dapur.
Lomba memasak nasgor menjadi ajang terheboh yang menghibur bagi masing-masing tim memasak yang beranggotakan tiga orang dan penonton.
Para peserta yang menggunakan celemek, tidak hanya mengolah dan meracik bahan yang tersedia, namun juga mengkreasikan menu nasgor dengan garnis yang manis.
Dengan durasi 30 menit, sejumlah peserta mencoba mengusung pengalaman di dapur rumahnya pada ajang lomba.
Lomba tersebut benar-benar jadiajang pembuktian jam terbang kaum adam yang biasa membantu istrinya di dapur.
Mereka terlihat cekatan mengulek, merajang bumbu, hingga menggoreng.
Berbeda dengan yang tidak pernah tahu urusan dapur. Mereka tampak canggung dan sama sekali tidak terampil.
Lomba yang berlangsung di lapangan lingkungan setempat tersebut untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Ibu-ibu di lingkungan setempat tak mau kalah. Mereka ikut memeriahkan dengan lomba kempit balon.
Pada puncak peringatan Agustusan tersebut juga digelar jalan sehat, senam, dan bazar.
Bagi peserta beruntung dan terhebat dan terheboh, disediakan sekitar 100 doorprize. Hadiah utamanya beras sekarung.
Malam Tirakatan pada 16 Agustus di lingkungan setempat tak kalah meriah.
Pada malam tersebut, digelar lomba paduan suara untuk ibu-ibu anggota dasa wisma.
Mereka menunjukkan kemampuannya menyanyikan tiga lagu nasional, Hari Merdeka, Tanah Airku, dan Syukur.
Lomba lain yang digelar, pembacaan puisi heroik Kerawang Bekasi dan Diponegoro untuk anak-anak.
Peringatan Agustusan di lingkungan Perum Gedongombo Baru juga dimeriahkan lomba mewarnai, lomba ular buta, lomba kepruk air, dan estafet sarung untuk anak-anak.
Ketua panitia Nurul Huda menyampaikan terima kasih atas donasi seluruh warga untuk penyelenggaraan peringatan Agustusan.
‘’Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini, namun juga bentuk kebersamaan dan kerukunan warga,’’ ujarnya didampingi Ali Rohman, ketua RT 06.(*)
Editor : Dwi Setiyawan