Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

49 Kantong Darah Pendonor Tuban Tidak Lolos Screening, Ada yang Reaktif HIV

Shafa Dina Hayuning Mentari • Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:57 WIB
Salah satu petugas PMI Tuban memastikan darah yang didistribusikan aman.
Salah satu petugas PMI Tuban memastikan darah yang didistribusikan aman.

RADARTUBAN – Tidak semua niat baik berujung kebaikan. Salah satu niat baik yang belum tentu diterima adalah mendonorkan darah.

Sebab, tidak semua darah yang hendak didonorkan lolos screening.

Humas UDD PMI Sarju Efendi menyampaikan, screening penting dilakukan untuk memastikan setiap darah dari pendonor aman dari penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, HIV, dan sifilis.

Sedikitnya, selama tujuh bulan terakhir ini, sebanyak 49 kantong darah tidak lolos screening.

‘’Yang paling mendominasi tetap darah reaktif virus hepatitis B,” katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dari total 49 darah yang tidak lolos screening tersebut, sebanyak 31 terdeteksi reaktif hepatitis B, 17 darah reaktif sifilis, 9 darah reaktif hepatitis C, dan 2 lainnya reaktif HIV.

Lebih lanjut, Sarju menjelaskan, ketika menemukan darah pendonor yang reaktif virus tersebut, UDD PMI Tuban akan langsung mengirimkan notifikasi untuk melakukan pemeriksaan ulang kepada pendonor yang bersangkutan.

Jika terbukti reaktif, akan dilakukan rujukan ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang sesuai.

‘’Tidak jarang ada pendonor yang menolak untuk melakukan pemeriksaan ulang, bahkan ada yang marah-marah karena merasa niat baiknya untuk berbagi justru mendapat kabar yang tidak diharapkan,” jelasnya.

Lulusan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya itu melanjutkan, rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut itu penting dilakukan dengan cepat untuk menghindari penularan penyakit yang lebih luas lagi di lingkungan sekitar.

Meski demikian, Sarju menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, UDD PMI menjamin seluruh kantong darah yang terdistribusi ke rumah sakit maupun masyarakat dipastikan aman.

‘’Darah-darah yang tidak lolos screening empat parameter penyakit tersebut langsung kami musnahkan. Jadi, kantong-kantong darah yang terdistribusi sudah aman dan bebas dari virus berbahaya,” tandasnya. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #pmi #hiv #sifilis #hepatitis #Reaktif #kantong darah