RADARTUBAN – Perayaan kemerdekaan di Agustus turut berdampak pada jumlah kunjungan wisata yang menurun signifikan.
Pada libur akhir pekan, masyarakat lebih banyak disibukkan dengan lomba-lomba agustusan di desa masing-masing.
Ketua Pokdarwis Ekowisata Silowo Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Maliki mengatakan, menurunnya jumlah kunjungan wisata di bulan Agustus adalah hal lumrah saban tahun.
Sebab, Agustus merupakan momen setahun sekali dalam merayakan kemerdekaan.
"Karena selama satu bulan banyak kegiatan lomba di desa masing-masing, kecamatan dan perayaan agustusan di tingkat kabupaten, sehingga wajar kunjungan wisata menurun,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Saking sepinya, kunjungan wisata turun antara 60-70 persen. Dari yang biasanya seratus lebih kunjungan, pada Agustus ini tidak lebih dari 20 orang per hari.
"Setelah Agustus ramai lagi,’’ ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Nglirip Multazam Daud mengatakan, semestinya, akhir Agustus ini merupakan waktu yang pas untuk berwisata ke Air Terjun Nglirip. Sebab, kondisi air terjunnya sangat jernih.
"Sekarang sedang bagus-bagusnya karena airnya jernih pol,’’ ungkapnya.
Hanya saja, diakui Multazam, selama Agustus ini jumlah kunjungan wisata di Nglirip juga berkurang dibanding bulan-bulan sebelumnya.
"Rata-rata memang masih disibukkan dengan kegiatan agustusan,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni