Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Keceriaan dan Harmoni dalam Titik Kumpul Kebersamaan: Libatkan 15 Ribu Masyarakat, Diinisiasi Forum Puspa-Forum Anak

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 3 September 2025 | 22:21 WIB

 

Momen kebersamaan yang menghangatkan hati, ribuan warga Tuban dari berbagai elemen tumpah ruah di Alun-Alun, menunjukkan indahnya persatuan dalam Titik Kumpul Kebersamaan.
Momen kebersamaan yang menghangatkan hati, ribuan warga Tuban dari berbagai elemen tumpah ruah di Alun-Alun, menunjukkan indahnya persatuan dalam Titik Kumpul Kebersamaan.

RADARTUBAN – Suasana Alun-Alun Tuban, Jumat (29/8) pagi riuh dan penuh warna.

Sekitar 15 ribu masyarakat Bumi Ronggolawe dari berbagai elemen bersatu dalam semangat kebersamaan menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan harmoni.

Mereka tumpah ruah mengikuti acara bertajuk Titik Kumpul Kebersamaan.

Event akbar tersebut digelar atas kolaborasi Forum Puspa dan Forum Anak. Kegiatan tersebut bisa dimaknai sebagai ruang

temu antarmasyarakat tanpa memandang ras, suku, agama, usia, pekerjaan, bahkan status sosial.

Acara Titik Kumpul Kebersamaan terasa istimewa karena dihadiri Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzki, SE, Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, Sekda Tuban Dr. Budi Wiyana, M.Si. anggota forkopimda, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tuban Aulia Hany Mustikari, S. E., M. M.

Hadir juga sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat se-Kabupaten TubanTak ketinggalan seluruh organisasi perempuan, kemasyarakatan, profesi dan komunitas.

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka dengan atraksi permainan angklung puluhan anak SLB Jatiwiyata Dharma (JWD) Tuban, guru, dan wali murid.

Anak-anak berkebutuhan khusus tersebut tampil percaya diri.

Mereka yang mengenakan busana adat Jatim, Jateng, Jabar, dan Bali tersebut tampil dengan slogan, Aku Bisa, Pasti Bisa.

Kelas jauh SLB Jatiwiyata Dharma Kecamatan Jatirogo, Parengan, Rengel, dan Tambakboyo juga hadir.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan seribu balon merah putih oleh anak-anak TK bersama orang tuanya yang tergabung pada PP PAUD dan 500 anak SD Insan Kamil Tuban.

IGTKI menampilkan senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Sementara perwakilan SMP, SMA, SMK sederajat se-Kecamatan Tuban unjuk kebolehan bertajuk Kumpul Bocah.

HIMPAUDI tak mau kalah. Mereka menyuguhkan gerak tari lagu Sekti yang menggambarkan keceriaan dan kebahagiaan guru PAUD, anak-anak, dan wali murid.

Sementara IGRA dan IGABA bersama seluruh organisasi wanita, kemasyarakatan, profesi, dan komunitas, tampil dengan gerak dan lagu Tuban Istimewa.

Tampilan ini penggambarkan indah, keharmonisan, dan rasa kekeluargaan yang kental di Tuban.

Tampilan pergelaran Titik Kumpul Kebersamaan benar-benar memukau ribuan masyarakat yang memerahkan alun-alun dengan kostum dan bendera Merah Putih.

Ketua Forum Puspa Kabupaten Tuban Sri Rahayu Budi Wiyana, S. Pd. mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas arahan dan petujuk Mas Aditya Halindra Faridzky.

‘’Kami sebagai ketua Forum Puspa, Dharma Wanita, dan PP PAUD  merespons baik apa yg menjadi arahan petunjuk dan harapan dari Mas Bupati,’’ ujar Yayuk, panggilan akrabnya.

Dia menyampaikan, sebagai langkah awal dari kegiatan Titik Kumpul Kebersamaan Forum Anak yang diketuai Sri Teddy Wiryawan bergerak terlebih dahulu melaksanakan Festival Anak Berani Bicara yang diikuti 203 anak SMP, SMA, dan SMK sederajat.

Suasana kian semarak setelah paduan suara Dharma Wanita tampil mengiringi gerak lagu  anak-anak PAUD Himpaudi, IGTKI, IGRA dan IGABA Kabupaten Tuban.

Penampilan sorak-sorai dan suka cita Forum Anak dengan bendera kecil Merah Putih yang dikibarkan ribuan peserta juga menambah nuansa nasionalisme HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Kegiatan ini juga sebagai ruang apresiasi anak-anak berprestasi pada Festival Anak Berani Bicara yang digelar Forum Anak Kabupaten Tuban pada 5-19 Agustus.

Festival tersebut sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, pendapat, dan memunculkan rasa percaya diri.

‘’Kegiatan ini juga untuk memperkuat karakter anak agar lebih berani, berperilaku sopan, jujur, serta bertanggung jawab,’’ ujar Yayuk, sapaan akrab Sri Rahayu Budi Wiyana itu.

Titik Kumpul Kebersamaan di Alun-Alun Tuban tidak hanya meninggalkan kesan mendalam, namun juga menjadi inspirasi,kepedulian, kolaborasi,  dan mampu menyatukan perbedaan.

Ketua Forum Anak Kabupaten Tuban Sri Tedy Wiryawan menambahkan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak di Tuban untuk belajar tampil di depan publik.

Menurutnya, keberanian dalam berbicara dan berkreasi harus terus ditumbuhkan agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan.

''Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi media bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, berani menyuarakan pendapat, menghargai perbedaan. dari kegiatan ini, karakter kepemimpinan, rasa empati, dan kepedulian sosial akan terbentuk,” ujarnya.

Dia juga menegaskan komitmen Forum Anak mendorong anak-anak Tuban menjadi pribadi yang peduli, tangguh, dan berkarakter. Tumbuh sebagai agen perubahan mampu membawa nilai-nilai positif bagi lingkungan sekitarnya.

Mas Bupati, panggilan bupati Tuban  Aditya Faridzky mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong-royong dan persatuan di Bumi Ronggolawe.

Selain itu, keterlibatan berbagai organisasi dan komunitas menjadi wujud persatuan dalam keberagaman di Kabupaten Tuban.

Dia juga menyampaikan, kebersamaan lintas organisasi perlu diperluas dalam berbagai bidang.

Karena itu, kegiatan Titik Kumpul Kebersamaan ini tidak hanya bisa menjadi inspirasi di bidang seni dan budaya, namun juga dikembangkan dalam olahraga, kepemimpinan, maupun kewirausahaan.

“Anak-anak dan perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, sehingga perlu diberi ruang untuk berekspresi dan berkreasi,” tegasnya.

Bupati dua periode itu menegaskan dukungan Pemkab Tuban dalam upaya pemberdayaan perempuan dan anak. Itu karena kemajuan suatu daerah tidak lepas dari kualitas generasi mudanya, namun juga peran aktif kaum perempuan. (saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#camat #Bupati Tuban #Mas Lindra #organisasi perangkat daerah #komunitas #Forum anak #profesi