Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Petani Merakurak Khawatir Gagal Panen Akibat Lahan Terendam Air Pasca Irigasi Bermasalah

M. Mahfudz Muntaha • Kamis, 4 September 2025 | 00:30 WIB
Terlalu banyak air pasca irigasi bermasalah justru bikin padi kontet.
Terlalu banyak air pasca irigasi bermasalah justru bikin padi kontet.

RADARTUBAN – Tidak selamanya padi membutuhkan air.

Pasalnya, lahan sawah yang terlalu lama terendam air juga bisa menyebabkan padi tidak tumbuh sempurna, karena akar padi kesulitan menyerap oksigen.

Kondisi itulah yang saat ini dicemaskan petani asal Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak.

Lantaran terlalu lama baceken—terendam air, padi yang baru berumur satu bulan itu mengalami kondisi kontet—pertumbuhannya lambat.

‘’Kalau seperti ini (lahan penuh air dan berlumpur, Red) padi pasti bermasalah,’’ kata Santo, salah satu petani Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak.

Diungkapkan Santo, kondisi sawah berlumpur yang terus menggenang itu karena saluran irigasi di lahan pertanian desa setempat tidak berfungsi normal.

‘’Kondisi lahan berlumpur ini merata. Bahkan, sebagian besar sawah tidak bisa ditanami,’’ ujarnya.

Santo berharap ada solusi dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan irigasi di Desa Tuwiri Wetan tersebut.

Sebab, apabila kondisi ini terus berlarut, petani di desa setempat akan selalu terancam gagal panen. Jika pun panen, hasilnya tidak maksimal. (fud/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #padi #oksigen #Merakurak #air #petani