RADARTUBAN – Di saat hampir sebagian besar sektor perdagangan melemah menyusul aksi demonstrasi di berbagai daerah dalam sepekan terakhir, harga emas justru mengalami peningkatan signifikan.
Kemarin (3/9), misalnya, harga logam mulia berwarna kuning itu tembus hingga Rp 2 juta per gram, atau naik sekitar Rp 30 ribu dalam sepekan.
Pimpinan Cabang Pegadaian Tuban Mulyono Edi Susanto membenarkan harga emas yang justru naik selama aksi unjuk rasa berlangsung tersebut.
Bahkan, kata dia, selama satu bulan terakhir ini tercatat sebanyak 90 orang baru membeli emas murni fisik. Juga bertambahnya ratusan investor tabungan emas digital.
‘’Kalau ditotal bisa ratusan nasabah baru dalam sebulan. Tapi untuk angka pastinya belum bisa kami sampaikan,” jelas Mulyono pada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (3/9).
Bahkan, dalam kurun waktu dua pekan terakhir, total emas pesanan dari nasabah di Tuban mencapai tiga kilogram.
Mulai dari berat 5 gram, 10 gram, hingga 25 gram. Minggu lalu, pihaknya bahkan mendapatkan pesanan emas dari para nasabah mencapai 500 gram dalam sehari.
‘’Jumlah tersebut menunjukkan jika warga Tuban mulai melek dengan berbagai investasi emas. Bukan hanya anak muda saja, tapi banyak juga kalangan paro baya yang beli emas murni fisik,’’ lanjutnya.
Pria asal Pasuruan itu menilai, tren kenaikan harga emas justru membuat minat warga Tuban semakin tinggi. Padahal, seharusnya investasi emas lebih menguntungkan bisa dilakukan ketika harga sedang rendah.
‘’Tidak tahu kenapa mereka banyak yang melakukan investasi saat harga naik. Kalau beli saat harga sedang murah sebenarnya lebih ringan dan bisa untung lebih besar saat harga kembali naik,” paparnya.
Mantan Pimpinan Cabang Pegadaian Madura itu memprediksi, jika harga emas akan terus merangkak naik hingga akhir tahun.
Bahkan, besar kemungkinan mencapai Rp 2,4 juta per gram pada Desember menantang.
‘’Potensi penurunan kemungkinannya kecil, mengingat kondisi saat ini masih belum stabil serta permintaan emas yang terus meningkat. Masyarakat diharap bisa lebih cermat dan paham kapan waktu yang tepat untuk membeli agar mendapatkan keuntungan yang maksimal,” pungkasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama