RADARTUBAN – Jadwal pemberangkatan haji 2026 masih lama. Namun, persiapan dini mulai dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Tuban.
Dimulai dari pendataan calon jemaah haji (CJH) yang berpotensi berangkat tahun depan.
Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tuban Imam Bukhori mengatakan, beberapa hari lalu sudah ada surat edaran dari Dirjen PHU Kemenag RI melalui Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Isinya, memerintahkan kepada setiap Kemenag kabupaten/kota untuk mulai melakukan verifikasi CJH.
‘’Tujuannya, untuk memastikan apakah yang bersangkutan siap berangkat, menyatakan tunda atau mungkin sudah meninggal dunia,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Imam, data awal CJH yang diverifikasi sebanyak 896 orang. Namun, data tersebut masih bersifat sementara.
Masih ada kemungkinan bertambah.
‘’Data verifikasi tersebut masih 80 persen, masih ada banyak tambahan untuk sampai 100 persen,’’ bebernya.
Imam menyebut, verifikasi calon tamu Allah ini dilakukan lebih awal karena proses pemberangkatan tahun depan lebih cepat dibanding tahun ini.
‘’Jika tahun ini diberangkatkan pada Mei, tahun depan dilaksanakan April,’’ ujarnya.
Disinggung ihwal rencana pembentukan Haji dan Umrah, Imam mengaku, hingga saat ini belum ada instruksi lebih lanjut. Artinya, kegiatan perhajian masih ditangani Kemenag.
‘’Selama ini koordinasi haji masih di Seksi PHU, kalau memang nanti tidak menangani pelaksanaan haji, paling tidak tugas kami telah selesai,’’ pungkasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama