RADARTUBAN – Dalam setahun, jumlah penduduk di Tuban rata-rata meningkat sebanyak 6.500 jiwa.
Angka pertambahan penduduk tersebut terakumulasi selama empat tahun terakhir, yakni sejak 2020-2024.
Berdasar Data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban, pada 2020 lalu jumlah penduduk Tuban tercatat sebanyak 1.198.012 jiwa.
Naik menjadi 1.224.210 jiwa. Ada penambahan kurang lebih 26 ribu jiwa.
Seiring dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, permukiman di Kota Legen semakin sempit.
Pada 2020, kepadatan penduduk per 1 kilometer persegi ditempati 649 orang, lalu naik menjadi 664 jiwa per kilometer persegi pada 2024, atau bertambah 15 orang per 1 kilometernya.
Dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban, kepadatan penduduk paling tinggi berada di wilayah Kecamatan Tuban.
Yakni, 4.134 jiwa per 1 kilometer persegi.
‘’Sudah otomatis, semakin bertambahnya penduduk selalu dibarengi dengan masalah ketersedian lahan,’’ katanya.
Selain persoalan lahan permukiman, imbas dari kepadatan penduduk juga membawa pengaruh sosial.
‘’Tekanan sosial dan lingkungan akan lebih tinggi,’’ katanya.
Namun, bukan berarti wilayah yang sedikit penduduknya tanpa masalah. ‘’Masalah bagi wilayah dengan penduduk sedikit adalah kurangnya sumber daya manusia,’’ ujarnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama