Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cerita Tri Alvianti Putri Susrivani Membuat Hobi Jadi Sumber Rezeki

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 15 September 2025 | 03:30 WIB

 

Tri Alvianti Putri Susrivani.
Tri Alvianti Putri Susrivani.

RADARTUBAN - Tri Alvianti Putri Susrivani tidak pernah menyangka, hobinya merias wajah yang awalnya hanya kesenangan pribadi itu justru menjadi jalan rezekinya.

Meski masih muda, dia sudah dikenal sebagai Make Up Artist yang digemari banyak klien.

Menurutnya, saat ini make up menjadi hal yang penting bagi para perempuan, bukan hanya perempuan dewasa tetapi juga remaja.

Sehingga, dia berani untuk menekuni bidang ini dalam lagi. Bukan lagi untuk dirinya sendiri, tetapi untuk klien yang menggunakan jasa nya.

‘’Aku memang suka make up dan merasa enjoy dengan kegiatan ini, tapi sebelumnya hanya sebatas hobi saja,” ujarnya.

Walakin, gadis asal Kelurahan Baturetno ini tidak pernah terpikir untuk menjadi MUA dan tidak memiliki rencana untuk menekuni dunia make up secara profesional.

‘’Sebelumnya cuma jadi muse, tapi lama-lama ingin mencoba sendiri. Apalagi kalau melihat hasil make up bisa membuat orang lain lebih percaya diri. Alhamdulillah ternyata rezekinya di sini,” lanjutnya.

Bukan belajar pada perias profesional lainnya, gadis berzodiak Cancer ini hanya belajar secara otodidak melalui video Youtube dan dari pengalamannya saat menyaksikan sang kakak merias orang lain.

Butuh waktu belajar beberapa bulan sebelum akhirnya Alvianti berani menerima job pertamanya sebagai make up artist.

Meski sudah cukup berpengalaman, dia mengaku tidak pernah berhenti belajar dan mendalami dunia tata rias.

Terlebih, tren yang selalu berubah membuat dirinya dituntut untuk adaptif dan selalu mengikuti gaya terkini.

‘’Trik dan model make up itu akan selalu berubah sesuai zaman, jadi memang cukup menantang tapi menyenangkan. Karena kalau ada perubahan tren, harus belajar dan mencoba lagi,” tutur dia.

Bukan hanya sekadar hobi dan profesi yang ditekuni, bagi gadis 24 tahun ini make up juga sebagai sebuah seni yang bisa menghadirkan rasa puas bagi dirinya dan rasa percaya diri bagi klien nya.

Bahkan, dirinya juga telah menjadi role model bagi ratusan perempuan yang mengikuti akun media sosialnya.

‘’Kalau kita bisa membuat orang lain bahagia dengan apa yang kita lakukan, itu menurutku juga sudah menjadi pencapaian yang patut diapresiasi,” pungkasnya. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #make up artist #merias #pribadi #profesional