Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bupati Tuban Mas Lindra Targetkan Seluruh Koperasi Desa-Kelurahan Beroperasi Sebelum Tutup Tahun 2025. Bagaimana Caranya?

M. Mahfudz Muntaha • Kamis, 18 September 2025 | 17:43 WIB
Bupati Tuban Aditya Halindra genjot percepatan agar 328 koperasi desa semua beroperasi di 2025.
Bupati Tuban Aditya Halindra genjot percepatan agar 328 koperasi desa semua beroperasi di 2025.

RADARTUBAN – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky kembali menggebrak.

Tidak mau pembangunan ekonomi desa jalan di tempat, Mas Lindra – sapaan akrabnya – menargetkan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Bumi Ronggolawe harus sudah beroperasi penuh sebelum 2025 berakhir.

Target itu ditegaskan Mas Lindra saat mengumpulkan seluruh pengurus koperasi desa/kelurahan se-Kabupaten Tuban di Pendapa Kridha Manunggal, Selasa (17/9).

Dalam forum akbar itu, semua pengurus koperasi tidak hanya diberi pembinaan, tapi juga langsung dipertemukan dengan jajaran badan usaha milik negara (BUMN) seperti Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, hingga perbankan.

“Jangan ada koperasi yang hanya nama. Semua harus hidup, harus bisa menghasilkan. Kita sudah siapkan akses kerja sama dengan BUMN supaya koperasi ini bisa jalan,” tegas Mas Lindra, dengan nada yang jelas-jelas menuntut percepatan.

Baca Juga: KDMP Pucangan Tetap Berharap Kerja Sama dengan PT PPSD , Tak Ingin Lumpuh setelah Mitra Tarik Kerja Sama

Baru 19 Koperasi yang Beroperasi

Saat ini, dari 328 desa/kelurahan, baru 19 koperasi yang benar-benar beroperasi. Artinya, masih ada 309 desa yang harus segera bergerak.

“Secara bertahap, kita pastikan semuanya akan jalan sampai akhir 2025. Tidak ada alasan lagi untuk menunda,” tandas bupati dua periode itu.

Menariknya, perwakilan BUMN yang hadir juga membuka peluang kerja sama seluas-luasnya.

Dari penyediaan BBM, pupuk, hingga program perbankan untuk membantu permodalan koperasi desa.

“Kesempatan seperti ini jangan disia-siakan. Setelah ini kepala desa dan BPD harus duduk bersama, rapat, dan menyetujui langkah konkret agar koperasi segera beroperasi,” tegas Mas Lindra.

Pemkab Tuban Serius Mendorong Roda Ekonomi Desa

Langkah agresif ini menjadi sinyal bahwa Pemkab Tuban serius mendorong roda ekonomi desa.

Bukan sekadar seremonial atau proyek macan kertas. Koperasi desa diharapkan bisa menjadi motor penggerak ekonomi, bukan hanya papan nama di kantor desa.

Jika target ini tercapai, 2025 bisa menjadi tahun kebangkitan ekonomi desa di Tuban.

Namun, semua mata kini tertuju pada kinerja para kades dan BPD yang dituntut bergerak cepat memenuhi target Bupati muda ini. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Koperasi Desa #Bupati Tuban #Mas Lindra #Aditya Halindra Faridzky #KDMP