RADARTUBAN – Setelah sukses digelar pada tahun pertama, 2024 lalu. Tahun ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban kembali menggelar Festival Literasi 2025.
Bertempat di Gedung Budaya Loka, agenda tahun ini resmi dibuka kemarin (18/9) dan berlangsung hingga Sabtu (20/9).
Kepala Dispersip Tuban Endro Budi Sulistyo menyampaikan, Festival Literasi tahun ini mengusung tema: Literasi Tuban Meningkat, Indonesia Hebat.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya literasi dan meningkatkan minat baca sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tuban.
‘’Tujuannya, agar Tuban menjadi kabupaten yang literat. Dengan meningkatkannya minat baca, diharapkan sumber daya manusia di Tuban juga meningkat,” ujarnya.
Festival Literasi 2025 ini dirangkai dengan sejumlah kegiatan edukatif, mulai bedah buku, talk show parenting, lomba dongeng, lomba mewarnai tingkat TK, dan berbagai penampilan hiburan lainnya.
Juga digelar bazar buku dari 50 penerbit yang dikoordinasi oleh Penerbit Mizan.
Buku-buku yang ditawarkan pun beragam, seperti dongeng anak hingga buku-buku non fiksi lainnya.
‘’Kegiatan ini dihadirkan untuk menghibur sekaligus mendidik.
Kami ingin agar masyarakat Tuban hadir dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menumbuhkan kegemaran membaca dan semoga festival ini dapat terlaksana di tahun-tahun berikutnya,” tandas Endro.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban M. Mahmud mengatakan, pihaknya menyambut baik langkah Dispersip dalam mengadakan Festival Literasi.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, melainkan juga sebagai langkah untuk menuju Indonesia emas tahun 2045.
‘’Kami sangat mendukung adanya kegiatan ini, karena membaca saat ini hampir tergeser oleh kebiasaan menggunakan perangkat elektronik, sehingga Festival Literasi ini diharapkan bisa mengembalikan semangat anak untuk membaca,” ungkap Mamud.
Lebih lanjut, dia menegaskan, manfaat membaca sangat besar, seperti memotivasi anak untuk membaca sekaligus menambah cakrawala pengetahuan.
‘’Anak-anak di Tuban diharapkan bisa lebih giat membaca karena masa depan anak terletak pada diri mereka sendiri,” tandasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama