RADARTUBAN – Pasca ambruk pada Selasa (2/9), nasib Pasar Sore masih terkatung-katung.
Agar tak berlarut, DPRD Tuban mendesak pemerintah daerah segera mencari solusi atas kondisi pasar di sekitar Pantai Boom tersebut.
Untuk meminta kejelasan, Komisi III DPRD memanggil Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban, Selasa (16/8).
Dalam rapat tersebut, legislatih mempertanyakan arah kebijakan pemerintah terhadap nasib Pasar Sore.
Pemkab didesak untuk memedulikan nasib pasar yang mati suri—karena kalah saing dengan pasar online tersebut, agar tidak benar-benar mati.
Anggota Komisi III DPRD Tuban, Luqmanul Hakim, menegaskan Pasar Sore dulunya menjadi jantung perekonomian warga sekaligus tempat tumbuhnya usaha kecil menengah (UKM).
Anggota komisi yang membidangi perekonomian dan keuangan itu menuntut pemkab untuk segera memberi kejelasan perbaikan atau pembangunan ulang lokasi tersebut.
"Seharusnya pasar ini bisa dibangkitkan kembali seperti dulu. Karena itu kami mendorong pemerintah daerah agar kawasan tersebut dihidupkan kembali,” tegasnya.
Tak hanya meminta segera ada solusi atas ambruknya atap Pasar Sore, Luqman juga menegaskan langkah konkret pemkab untuk membangkitkan roda perekonomian untuk jadi seperti dulu lagi.
"Maka dari komisi tiga memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar kawasan itu kembali dihidupkan,’’ ujarnya.
Menurutnya, lokasi tersebut seharusnya bisa kembali bangkit untuk mendorong perekonomian warga agar tetap hidup.
Apalagi, posisinya sangat strategis di dekat tempat wisata. Seperti Pantai Boom, Kompleks Wisata Religi Sunan Bonang, dan Alun-alun Tuban.
"Kami yakin dengan penataan dan konsep yang bagus. Tempat itu akan hidup kembali dan mampu mendorong pergerakan ekonomi kecil, yang akan berdampak positif bagi masyarakat,’’ bebernya.
Politisi Partai Nasdem ini menegaskan, jika pasar yang kembali diaktifkan itu dapat ramai, maka hasilnya pun akan dinikmati oleh warga Tuban.
Sementara itu, Kepala Diskopumdag Tuban Gunadi ketika dikonfirmasi terkait pasar sore pihaknya masih belum banyak memberikan komentar.
Lagi -lagi pihaknya meminta untuk bersabar perihal akan diapakan pasar sore. "Tunggu nanti akan kami sampaikan,’’ ujarnya singkat. (fud/yud)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni