36 Ribu Pramuka se-Jatim Gelar Perkemahan Wirakarya Jatim 2025 di Tuban, Ini Action-nya selama 21-22 September?

Dwi Setiyawan • Dipublikasikan Selasa, 23 September 2025 | 17:27 WIB

 

Ribuan anggota Pramuka Jatim bersama masyarakat membersihkan pantai di sekitar Taman Abirama Tuban.
Ribuan anggota Pramuka Jatim bersama masyarakat membersihkan pantai di sekitar Taman Abirama Tuban.

TUBAN-Kwarda Gerakan Pramuka Jatim terus berinovasi dalam mengemas beragam kegiatan positif bagi anggotanya, agar dapat memberi kontribusi langsung bagi masyarakat.

Salah satunya melalui kegiatan Perkemahan Wirakarya Jatim 2025 selama dua hari, 21–22 September 2025.

Program tersebut memobilisasi 36 ribu lebih Pramuka Penegak dan Pandega dari 36 Kwarcab se-Jatim.

Mereka inilah yang bergotong royong dengan masyarakat setempat untuk melakukan pemugaran 143 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

Pemprov mengapresiasi pencapaian luar biasa dari program yang digagas Kwarda Gerakan Pramuka Jatim tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekdaprov Jatim sekaligus Sekretaris Mabida Gerakan Pramuka Jatim, Kak Adhy Karyono yang hadir di Area Taman Abirama dan GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Dalam kesempatan tersebut, dia secara simbolis menyerahkan kunci kepada empat warga prasejahtera di Tuban yang rumahnya dipugar. Keempat warga tersebut, Sumilan (Ds. Gesikharjo, Kec. Palang), Joko (Ds. Gesikharjo, Kec. Palang), Mahmudi (Ds. Mergosari, Kec. Singgahan), dan Masyhudi (Ds. Tanjungrejo, Kec. Singgahan).

Mewakili Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang berhalangan hadir, Kak Adhy Karyono menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam memperkuat persatuan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah tantangan global.

”Apa yang sudah dicanangkan Ibu Gubernur kepada Gerakan Pramuka di Jatim agar bisa memberi dampak positif bagi masyarakat telah dilaksanakan dengan baik,’’ ujar Kak Adhy di hadapan ribuan anggota Pramuka dan masyarakat usai bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di kawasan pantai di sekitar Taman Abirama.

Dia menyampaikan, pemugaran 143 RTLH membuktikan bahwa amanah yang diberikan kepada Kwarda Jatim dan seluruh Kwarcab telah dilaksanakan dengan baik.

Kondisi negara kita saat ini, lanjut Kak Adhy, sangat membutuhkan gerakan yang berkontribusi positif bagi masyarakat.

Menurut dia, semua menyadari bahwa nilai-nilai persatuan dan kesatuan, gotong royong, serta rasa kepedulian sosial sudah mulai tergerus.

Ancaman dan tantangan ke depan secara global maupun internal seperti perpecahan dan kerusuhan setiap saat bisa mengancam.

Kak Adhy berharap kegiatan serupa berikutnya semakin mendapat dukungan lebih banyak dari APBD dan bisa melibatkan partisipasi dari dunia usaha.

Dengan demikian, apa yang sudah dilakukan Gerakan Pramuka bisa dicontoh.

Kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat juga dirancang Kwarda Jatim sebagai ajang edukasi, pengabdian, sekaligus hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bakti Masyarakat diikuti 2.000 peserta.

Rinciannya, 300 peserta Wawasan Kebangsaan dari 19 Kwarcab Pramuka se-Jatim, 700 anggota Pramuka Kwarcab Tuban, serta 1.000 masyarakat umum.

Aksi Bersih Pantai anggota Pramuka Jatim bersama masyarakat dan penanaman pohon di Tuban merupakan salah satu rangkaian dari target total aksi serupa pada 80 titik pantai di Jatim.

Angka 80 titik pantai yang dilakukan aksi bersih-bersih ini disesuaikan dengan perayaan HUT RI ke-80.

Juga digelar Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menghadirkan produk UMKM Tuban.

Kegiatan berikutnya, pergelaran seni ludruk dan campursari khas Jawa Timur sebagai hiburan sekaligus sarana edukasi budaya.

Pada penutup puncak rangkaian kegiatan, Senin (22/9), digelar seminar dan diskusi yang mengupas peran Pramuka dalam memperkuat Empat Pilar Kebangsaaan dan Sosiologi Masyarakat dalam Konteks Kebangsaaan.

Seminar dan diskusi tersebut dimoderatori Kak Nur Azizah, wakil ketua Dewan Kerja Daerah Jatim.

Narasumbernya, Basuki Babussalam, wakil ketua Kwarda Bidang Gudep, Sako dan Korwil; Zamzami Sabiq, wakil ketua Kwarda Bidang Bela Negara dan Gudep Perti; serta Tino Salim, Direkture and Lead Trainer at Salim Excellence Center.

 

Sekda Tuban, Budi Wiyana sekaligus anggota Mabicab Gerakan Pramuka Tuban berharap kegiatan yang diinisiasi Kwarda Jatim tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tuban, sekaligus mempererat kekompakan Pramuka se-Jatim.

“Atas nama Pemkab Tuban, kami mengucapkan selamat datang kepada Sekda Provinsi Jatim beserta jajaran serta Kwarda Jatim dan adik-adik Pramuka yang turut serta pada kegiatan ini,’’ ujarnya mewakili Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky.

Budi mengatakan, kegiatan mulia tersebut sarat nilai positif bagi anggota Pramuka, mulai dari bakti masyarakat, pasar murah, hingga aksi bersih pantai yang menjadi ikon wisata Tuban.

Pemkab Tuban melalui Pramuka dan OPD terkait, lanjut dia, memiliki agenda serupa.

Salah satunya Kemah Kebangsaan yang rutin dilaksanakan.(*)

Editor : Dwi Setiyawan
Sumber : Radar Tuban
pramuka Kwarda jatim kwarcab perkemahan