Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Resmi, Eko Wahyudi Ambil Alih Persatu Tuban dari Fahmi Fikroni dengan Target Naik Kasta Maksimal Tiga Tahun

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 23:10 WIB

 

Direktur Persatu Tuban Fahmi Fikroni resmi menyerahkan pengelolaan Persatu Tuban kepada Eko Wahyudi, anggota DPR RI, Kamis (2/10) lalu.
Direktur Persatu Tuban Fahmi Fikroni resmi menyerahkan pengelolaan Persatu Tuban kepada Eko Wahyudi, anggota DPR RI, Kamis (2/10) lalu.

RADARTUBAN- Para pemegang saham yang diwakili Fahmi Fikroni resmi menyerahkan seluruh saham Persatu kepada Kang Yudi—sapaan akrab Eko Wahyudi.

Kendati tidak ada transaksi rupiah dalam proses pengambilalihan klub berjuluk Laskar Ronggolawe tersebut, namun para pemegang saham tetap memberikan syarat dalam kesepakatan itu.

Syarat-syarat itu tertuang dalam empat poin kesepakatan antarkedua pihak.

Pertama, pihak kesatu atau para pemegang saham menyerahkan seluruh dokumen perusahaan PT Persatu Putra Tuban dan sahamnya ke pihak kedua atau Eko Wahyudi atau notaris yang mewakili.

Kedua, peralihan saham dilakukan demi keberlangsungan dan kemajuan kegiatan yang menjadi tujuan utama dibentuknya PT Persatu Putra Tuban.

Ketiga, pihak kedua berjanji akan bersungguh-sungguh memajukan Persatu.

Keempat, dan menjadi poin yang paling penting, yakni pihak kedua bersedia menyerahkan kembali kepengurusan PT Persatu Putra Tuban kepada pihak kesatu apabila Persatu yang dikelola pihak kedua tidak menjadi lebih baik dari sekarang.

Direktur PT Persatu Putra Tuban Fahmi Fikroni mengatakan, peralihan saham Persatu ini menjadi bukti serius dari pemegang saham agar Persatu bisa lebih baik di tangan manajemen yang baru.

Diceritakan Roni—sapaan akrab Fahmi Fikroni—menceritakan, kerelaan para pemegang saham ini menyusul keseriusan Eko Wahyudi dalam menindaklanjuti keinginannya mengelola Persatu.

Dari komunikasi awal yang dibangun melalui orang kepercayaannya, kemudian ditindaklanjuti secara pribadi.

"Dari keseriusan itu (melalui komunikasi secara pribadi, Red), akhirnya semua pemegang saham tidak keberatan melepas sahamnya. Ini sekaligus bukti bahwa kami (pemegang saham, Red) tidak neko-neko, kami siap melepas semua saham dengan nol rupiah,’’ ujarnya.

Disinggung ihwal poin-poin persyaratan, yang salah satunya menyebutkan maksimal tiga tahun harus naik kasta, Roni menjelaskan, syarat tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memajukan Persatu.

"Dalam dua tahun pertama, minimal lolos kompetisi nasional. Lalu di tahun ketiga naik kasta ke Liga 3. Kalau itu bisa terpenuhi, Persatu akan secara otomatis menjadi milik Mas Eko Wahyudi,’’ ujarnya, dan dalam dalam kesepakatan itu, terang Roni, pihak Eko Wahyudi menyatakan sepakat.

Langkah selanjutnya, hasil kesepakatan ini akan ditindaklanjuti secara resmi melalui notaris.

"Secepatnya, kesepakatan ini akan kami notariskan,’’ tandas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Sebagaimana diketahui, sebelum diakuisisi Eko Wahyudi, saham Persatu dimiliki oleh Fahmi Fikroni (anggota DPRD Tuban), Miyadi (anggota DPRD dan Ketua DPC PKB Tuban), Ratna Juwita Sari (anggota DPR RI dan politikus PKB), dan Nasrudin Ali (pengusaha dan politikus PKB).

Sementara itu, perwakilan suporter Persatu, Akbar Bustami berharap, peralihan manajemen Persatu ini bisa menjadikan pengelolaan Persatu menjadi lebih baik.

"Harapan besar kami ada di pundak beliau (Eko Wahyudi), kami akan selalu mengawal beliau dalam kondisi apa pun selama menakhodai Persatu,’’ ujarnya sekaligus menegaskan bahwa semua suporter mendukung proses peralihan manajamen Persatu tersebut. (fud/tok)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #kasta #Persatu Tuban #Eko Wahyudi #fahmi fikroni #pemegang saham