RADARTUBAN - Menjalani dua kesibukan sebagai mahasiswa dan pekerja bukanlah hal yang mudah.
Namun, bagi Indah Rahmawati keseharian tersebut justru menjadi pengalaman yang berharga untuk belajar mengatur waktu sekaligus melatih kedisiplinan.
Gadis asal Desa Sandang, Kecamatan Jatirogo itu harus pintar-pintar membagi waktu antara bekerja, kuliah, dan urusan pribadinya agar semua tanggung jawabnya tetap berjalan seimbang.
‘’Rasa lelah itu pasti ada, tapi menjalani kuliah sambil bekerja itu seru,” tutur Indah, sapaannya kepada Jawa Pos Radar Tuban. Selain belajar teori di bangku kuliah, dia juga bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat ke tempat kerja dan kehidupan sehari-hari.
Bagi perempuan usia 20 tahun itu, manajemen waktu menjadi kunci utama dalam menjalani kesehariannya. Dia meyakini, bahwa setiap menit yang berlalu memiliki dampak terhadap masa depan. Karena itu, dia berusaha untuk disiplin dan tidak menunda-nunda pekerjaan.
Setiap aktivitas, baik di kampus maupun di tempat kerja dijalaninya dengan perencanaan yang matang agar tidak saling tumpang-tindih.
Biasanya, Indah memanfaatkan waktu malam untuk belajar dan berusaha tidak begadang.
Kalau sampai salah mengatur waktu, dia bisa kehilangan aktivitas yang seharusnya bisa dilakukan dan hal-hal berharga lainnya.
‘’Waktu itu mahal, jadi harus digunakan sebaik mungkin,” kata perempuan berzodiak Capricorn itu.
Meski harus rela mengurangi waktu bersantai dan nongkrong dengan rekan-rekannya, Indah tetap berusaha menikmati segala proses yang dilaluinya.
Sesekali, dia masih meluangkan waktu untuk bersantai dan ngopi saat sedang merasa jenuh. Namun, tetap dalam batas wajar agar tidak mengganggu rutinitas utamanya.
‘’Kuncinya jangan menjadikan semuanya sebagai beban. Menikmati proses dengan perasaan ikhlas itu penting. Jika kita punya tujuan yang jelas, maka pasti isa mengatur waktu dengan baik,” tandas mahasiswi jurusan ilmu hukum Universitas Sunan Bonang Tuban itu.(saf/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama