RADARTUBAN – Bukan ngaji kitab.
Kedatangan para santri MTs dan MA Ash-Shomadiyah ke Gedung DPRD Tuban, kemarin (21/10) untuk ngaji politik.
Mereka datang untuk belajar langsung soal kepemimpinan dan dunia parlemen.
Kunjungan itu bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bertema, Pemimpin Hadir untuk Rakyat dan Gen Z Wajib Melek Politik.
Arim Syahroni, salah satu tim kesiswaan MA Ash-Shomadiyah mengatakan, kegiatan ini untuk membuka wawasan santri soal politik dan pemerintahan.
“Kami ingin mengenalkan pada generasi muda, jadi jangan sampai politik jadi hal yang asing bagi Gen Z,” ujarnya.
Rombongan santri disambut hangat Wakil Ketua DPRD Tuban, Lutfi Firmansyah, di ruang rapat paripurna.
Suasananya cair. Santri antusias.
Terbukti, santri pun banyak yang angkat tangan saat sesi tanya jawab dibuka.
Pertanyaan mereka beragam. Dari soal beasiswa kuliah di perguruan tinggi negeri hingga kuota calon anggota DPRD berbeda di tiap dapil.
Lutfi Firmansyah menyebut kunjungan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran politik sejak dini.
Dia menekankan tiga fungsi utama wakil rakyat pada anggaran, legislasi, dan pengawasan.
“Semangat belajar harus dijaga. Kalian bisa menjadi penerus bangsa, bahkan suatu saat duduk sebagai anggota DPRD Tuban,” pesannya. (fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama